Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Geger Warga Randupitu Meninggal di Rumah, Polisi Sampai Kerahkan Anjing Pelacak, Rumah Dipasang Garis Polisi

Mokhamad Zubaidillah • Rabu, 8 November 2023 | 07:24 WIB

 

MASIH DISELIDIKI: Rumah pasutri Sugiono dan Endang di Dusun/Desa Randupitu yang dipasang garis polisi.
MASIH DISELIDIKI: Rumah pasutri Sugiono dan Endang di Dusun/Desa Randupitu yang dipasang garis polisi.

GEMPOL, Radar Bromo - Ketenangan warga Dusun/Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, mendadak berubah, Selasa (8/11) malam.

Ini setelah di salah satu rumah warga sekitar ada yang meninggal. Bikin gempar lantaran kematiannya diduga ada yang tidak wajar.

Warga yang meninggal itu diketahui bernama Endang. Dia tinggal bersama suaminya Sugiono  di RT 2 RW 4.

Sempat ada kabar Endang meninggal dengan kondisi ada luka di tangannya. Bahkan isu Endang menjadi korban perampokan, menyeruak dan tersebar di sosial media.

Apakah benar memang ada perampokan?

Dari informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com di lokasi kejadian, kabar soal perampokan tersebut belum bisa dipastikan.

Hanya saja peristiwa ini membuat kepolisian sibuk. Setelah mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara di Porong, Sidoarjo, polisi menggelar olah TKP.

Rumah pasutri Sugiono dan Endang, juga diberi garis polisi. Bahkan Korps Bhayangkara juga mendatangkan anjing pelacak. Sayangya, belum ada satupun petugas yang bisa memberi informasi.

Di lokasi, terlihat sejumlah petugas Polsek Gempol. Ada pula Kasatreskrim AKP Achmad Doni Meidianto. Namun belum ada yang bisa memberi keterangan.

Beberapa informasi yang diperoleh menyebutkan, Endang diketahui meninggal  oleh Sugiono. Sang suami selepas maghrib, baru saja pulag dari kerja. Dan Ketika masuk ke dalam rumah, dia sudah mendapati istrinya tergeletak di kamar mandi rumah.

“Kejadiannya lepas maghrib. Pulang kerja, suaminya kaget melihat istri.  

Informasinya, korban mengalami luka di bagian tangan,” beber salah satu warga.

CARI JEJAK: Anjing pelacak yang dikerahkan polisi. Hingga berita ini diturunkan jelang Rabu (8/11) dini hari, anjing pelacak masih ada di lokasi.
CARI JEJAK: Anjing pelacak yang dikerahkan polisi. Hingga berita ini diturunkan jelang Rabu (8/11) dini hari, anjing pelacak masih ada di lokasi.

Tak berselang lama, petugas kepolisian tiba. Nah, inilah yang membuat warga betanya-tanya karena petugas kepolisian sampai ada di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan Rabu (8/11) dini hari, petugas kepolisian masih ada di lokasi. Anjing pelacak yang didatangkan, juga menelusuri menelusuri sekitar rumah. “Untuk mencari jejak-jejak kemungkinan ada tindak kriminal atau tidak,” beber salah satu petugas.

Dari hasil olah TKP, polisi sudah mengamankan barang bukti. Yakni berupa kain.

Kabar meninggalnya Endang, tentu saja membuat tetangga juga kaget. Menurut tetangga korban, Sugiono dan Endang tidak pernah terlihat ada masalah bahkan hingga bertengkar.

“Malah siang hari, istrinya sempat belanja tahu. Pasutri ini tinggal berdua saja, setelah sebelumnya anaknya meninggal,” beber warga. (ube/fun)

Editor : Fandi Armanto
#dugaan perampokan gempol #istri meninggal #mayat di gempol #polsek gempol