Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Usai Gunung Ringgit Terbakar, 3,5 Ha Hutan Pinus-Kopi di Tambaksari Dilalap Api

Rizal Syatori • Jumat, 27 Oktober 2023 | 16:00 WIB

 

MASIH RAWAN TERBAKAR: Kawasan Gunung Ringgit saat dipotret dari Prigen, kemarin. Usai kawasan Gunung Ringgit terbakar, Rabu (26/10) giliran lahan Perhutani di Tambaksari, Purwodadi, dilalap api (foto
MASIH RAWAN TERBAKAR: Kawasan Gunung Ringgit saat dipotret dari Prigen, kemarin. Usai kawasan Gunung Ringgit terbakar, Rabu (26/10) giliran lahan Perhutani di Tambaksari, Purwodadi, dilalap api (foto

 

PURWODADI, Radar BromoKemarau panjang belum berlalu. Kebakaran hutan dan lahan masih mengancam di Kabupaten Pasuruan. Usai kawasan Gunung Ringgit terbakar, kali ini giliran lahan Perhutani dilalap api.

Lahan yang terbakar itu persisnya ada di Petak 14B RPH Jatiarjo BKPH Lawang Barat, KPH Pasuruan, Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi.

Informasi yang dihimpun dari Polsek Purwodadi, titik api pertama kali diketahui Rabu siang (25/10) sekitar pukul 13.30. Tak lama kemudian, warga beserta para relawan juga personel dari Perhutani, BPBD Kabupaten Pasuruan, LMDH, dan Polsek Purwodadi datang ke lokasi.

Mereka langsung gotong royong melakukan pemadaman. Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00. “Kebakarannya masuk wilayah Perhutani. Di lahan hutan pinus dan mahoni, serta kebun kopi. Proses pemadamannya sekitar 2,5 jam. Lahan yang terbakar total sekitar 3,5 haktare,” jelas Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto.

Api berhasil dipadamkan sekitar 2,5 jam. Dengan cara manual, oleh tim darat dari sejumlah pihak dan instansi berjumlah puluhan orang. “Medan menuju lokasi mudah diakses. Merupakan hutan produksi. Sehingga, proses pemadamannya bisa cepat teratasi,” beber perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran itu. Yang jelas, salah satu pemicunya, lantaran cuaca kemarau panjang yang masih terjadi. (zal/mie)

Editor : Ronald Fernando
#Gunung Ringgit #kebakaran hutan #perhutani