PURWOSARI, Radar Bromo–Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Rabu (23/8) petang, sebuah gudang dan kantor pembuat sarung tangan dan alat kebersihan di Desa Karangrejo, Purwosari, terbakar. Pemiliknya Zainul Arifin, 30, mengaku mengalami kerugian Rp 1 miliar lebih.
Kebakaran itu terjadi pukul 17.25. Saat gudang dan kantor CV Fren Mega Cleantex itu sudah tutup. Kondisi kantor sudah sepi, tidak ada aktivitas apapun. Sementara pemiliknya, Zainul Arifin, 30, yang merupakan warga setempat, sedang keluar kota.
Lalu beberapa warga tiba-tiba melihat kepulan asap dari kantor dan gudang itu. Tak lama kemudian, api menyala dan membakar tempat itu. Tidak hanya bangunan yang terbakar. Namun, juga barang jadi, barang sampel, peralatan, dan barang-barang elektronik. Juga sejumlah bahan baku seperti benang dan lain-lain.
Saat itu juga, warga sekitar langsung gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian, dua unit mobil damkar dari Pemkab Pasuruan tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sekitar pukul 19.20, api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar. Dilanjutkan dengan pembasahan.
“Kerugian akibat kebakaran ini banyak, lebih dari Rp 1 miliar. Bangunan kantor dan gudang sudah saya asuransikan. Tahun lalu, gudang yang belakang pernah terbakar. Sekarang giliran yang depan,” tuturnya.
Petugas Polsek Purwosari yang datang ke TKP setelah api padam langsung memasang police line. Lalu, Kamis (24/8) pukul 14.00, tim labfor dari Polda Jatim melakukan olah TKP didampingi personel Unit Reskrim Polsek Purwosari.
“Penyebab terjadinya kebakaran dugaan awal karena korsleting listrik,” jelas Kapolsek Purwosari AKP Hudi Supriyanto.
Dari olah TKP, menurutnya, diamankan dua kantong plastik. Masing-masing berisi abu atau arang sisa kebakaran dan kabel instalasi listrik.
“Barang bukti ini akan dianalisis dulu guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran,” terang Kompol Hendi dari Tim Labfor Polda Jatim. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi