PRIGEN, Radar Bromo - Jumlah pengunjung wisata cagar budaya di Kabupaten Pasuruan anjlok sepanjang Agustus ini. Banyaknya kegiatan peringatan hari kemerdekaan, jadi salah satu pemicunya.
Kondisi itu seperti terpantau di kawasan wisata Candi Jawi, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen. “Pengunjung tetap ada tiap harinya. Tapi, jumlahnya menurun. Ini pengaruh dari banyaknya kegiatan masyarakat bersamaan peringatan PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) atau Agustusan,” beber Jumali, juru pelihara (jupel) Candi Jawi.
Sebelumnya, rata-rata tiap hari jumlah pengunjung Candi Jawi mencapai 25–40 orang. Kini, sepanjang Agustus, rata-rata hanya 10–20 pengunjung saja.
Candi Jawi termasuk salah satu wisata cagar budaya di Kabupaten Pasuruan. Bukanya pagi hingga sore hari. Untuk masuk kawasan setempat, sama sekali tak ditarik biaya.
“Kondisi ini (jumlah pengunjung turun) sangat wajar. Saat Agustus, memang tiap tahunnya seperti ini. Tidak hanya di Candi Jawi, tapi di lokasi wisata cagar budaya lainnya ada di Kabupaten Pasuruan,” terangnya.
Pengunjung yang datang sendiri, rata-rata datang dari luar daerah. Seperti Malang, Sidoarjo, dan Surabaya. “Juga pernah datang dari Malaysia, Thailand, serta Singapura,” jelasnya. (zal/mie)
Editor : Jawanto Arifin