Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tata Ulang Simpang Tiga Kejapanan, Barikade di Penggal Jalan Bakal Dibongkar

Jawanto Arifin • Kamis, 6 April 2023 | 19:23 WIB
BAKAL DIKAJI ULANG: Kondisi simpang tiga Kejapanan Gempol. Sejak 2016, di penggal jalan dipasang pembatas. Kini muncul rencana mencabut pembatas jalan itu. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
BAKAL DIKAJI ULANG: Kondisi simpang tiga Kejapanan Gempol. Sejak 2016, di penggal jalan dipasang pembatas. Kini muncul rencana mencabut pembatas jalan itu. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
GEMPOL, Radar Bromo - Sejak 2016 lalu, rekayasa lalu lintas dilakukan di simpang tiga Kejapanan, Kecamatan Gempol. Di penggal jalan, dipasang pembatas barikade.

Kendaraan dari arah Surabaya tak bisa langsung belok ke arah barat atau arah Mojokerto. Harus memutar dulu ke arah bundaran Gempol.

Hal yang sama juga berlaku untuk kendaraan dari arah Mojokerto ke arah Malang. Dari barat, tak bisa langsung belok ke selatan di pertigaan Kejapanan. Tapi, harus memutar dulu di jalur arteri.

Nah, kini beredar kabar bahwa rekayasa lalu lintas bakal kembali dilakukan di simpang tiga Kejapanan. Pembatas yang dipasang di penggal jalan, bakal dibuka. Dengan begitu kendaraan tak perlu memutar lagi.

“Kami dapat kabar, pembatas yang ada di simpang Kejapanan rencana akan dibuka,” kata Kades Kejapanan Rendi Saputra. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kapan pembatas jalan itu bakal mulai dibuka. Keputusan itu juga belum final.

“Ini masih dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD), terkait evaluasi kinerja lalu lintas simpang Kejapanan. Nanti akan melibatkan banyak pihak dan instansi. Kami di pemdes juga diundang,” imbuhnya.

Pihak desa sendiri, disebutkan Rendi, sangat mendukung rencana pencabutan pembatas jalan itu. “Kasihan warga dan pengguna jalan. Kalau dicabut, mereka bisa langsung menyeberang tanpa harus memutar lebih dulu,” ungkapnya.



Sejumlah warga pun mendukung rencana itu. “Sekarang kan sudah ada ruas jalan tol, arus lalin relatif lancar. Saatnya dibuka lagi (pembatas jalannya),” imbuh Usman, warga setempat. (zal/mie) Editor : Jawanto Arifin
#rekayasa lalin #pertigaan kejapanan