Posisi kampung tersebut berada di seberang Mapolsek Purwosari, di jalan nasional Surabaya–Malang. Pagi menjelang siang kemarin, petugas gabungan mendatangi satu per satu rumah. Ternyata semuanya tanpa penghuni. Selain itu, pintunya digembok dari luar.
”Ini kami lakukan menindaklanjuti laporan atau pengaduan dari masyarakat. Juga sekaligus razia pekat menjelang Ramadan. Hasilnya nihil. Ke depan, tetap terus dipantau,” kata Wakapolsek Purwosari Iptu Johanes.
Pantauan koran ini, selama razia berlangsung, tidak ditemukan pekerja seks komersial (PSK). Jadi, tidak ada yang diamankan petugas. Selesai razia, tim gabungan bareng-bareng kembali ke Mapolsek Purwosari dengan jalan kaki. Karena lokasi yang dirazia berjarak hanya sekitar 200 meter dari mapolsek.
Menurut Wandi, salah seorang warga, rumah-rumah kosong tersebut sudah sekitar 3 bulan terakhir sepi. Tidak ada aktivitas sampai sekarang. Sebelumnya, ada saja satu atau dua. Perempuan dan laki-lakinya orang dari luar. Mereka datang ke kampung itu.
”Sekarang sepi. Setahu kami sekitar 3 bulan terakhir ini,” ujar lelaki 42 tahun tersebut. (zal/far) Editor : Ronald Fernando