Menurut Malik, warga Kalirejo, Kecamatan Bangil, pohon tumbang tersebut terjadi Senin (27/2) sekitar pukul 14.00. Ketika itu, hujan deras melanda kawasan setempat. Hujan tersebut disertai angin kencang.
Saat itulah, tiba-tiba sebuah pohon banten tumbang. Beruntung, tidak sampai menimpa pengguna jalan. Sehingga, tidak sampai memicu korban. Namun, imbas kejadian tersebut, jalan setempat menjadi tersendat. “Angin berhembus kencang. Tiba-tiba saja, pohon bantennya tumbang,” ungkap Malik.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengakui, angin kencang, memang melanda kawasan Kabupaten Pasuruan, beberapa hari terakhir. Kondisi itu, memang rentan terjadinya bencana. Bahkan Senin kemarin (27/2), sejumlah bencana terjadi.
“Kami masih lakukan pendataan imbas bencana yang dipicu angin kencang tersebut. Baik pohon tumbang ataupun rumah-rumah yang terdampak,” sampainya.
Harris mengingatkan, agar masyarakat tetap mewaspadai potensi angin kencang yang dimungkinkan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Karena itu, ia mendorong agar perancapan pepohonan dilakukan. Untuk mengurangi risiko pohon tumbang.
“Perancapan pepohonan perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya pohon tumbang,” ingatnya. (one/fun) Editor : Jawanto Arifin