Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Angin Kencang di Bangil Tumbangkan Pohon dan Tutup Akses Jalan

Jawanto Arifin • Selasa, 28 Februari 2023 | 10:30 WIB
GERAK CEPAT: Personel BPBD mengevakuasi pohon yang tumbang di Segok, Kelurahan Gempeng, Bangil, Senin (27/2) sore. (Foto: BPBD for Jawa Pos Radar Bromo)
GERAK CEPAT: Personel BPBD mengevakuasi pohon yang tumbang di Segok, Kelurahan Gempeng, Bangil, Senin (27/2) sore. (Foto: BPBD for Jawa Pos Radar Bromo)
BANGIL, Radar Bromo - Angin kencang terjadi dua hari terakhir. Kondisi itu pun kian membuat waswas, lantaran kerap memicu bencana. Terutama pohon tumbang. Seperti yang terjadi di Segok, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil. Sebuah pohon perindangan tumbang, dan menutup akses jalan Kersikan-Gempeng, Kecamatan Bangil.

Menurut Malik, warga Kalirejo, Kecamatan Bangil, pohon tumbang tersebut terjadi Senin (27/2) sekitar pukul 14.00. Ketika itu, hujan deras melanda kawasan setempat. Hujan tersebut disertai angin kencang.

Saat itulah, tiba-tiba sebuah pohon banten tumbang. Beruntung, tidak sampai menimpa pengguna jalan. Sehingga, tidak sampai memicu korban. Namun, imbas kejadian tersebut, jalan setempat menjadi tersendat. “Angin berhembus kencang. Tiba-tiba saja, pohon bantennya tumbang,” ungkap Malik.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengakui, angin kencang, memang melanda kawasan Kabupaten Pasuruan, beberapa hari terakhir. Kondisi itu, memang rentan terjadinya bencana. Bahkan Senin kemarin (27/2), sejumlah bencana terjadi.

“Kami masih lakukan pendataan imbas bencana yang dipicu angin kencang tersebut. Baik pohon tumbang ataupun rumah-rumah yang terdampak,” sampainya.

Harris mengingatkan, agar masyarakat tetap mewaspadai potensi angin kencang yang dimungkinkan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Karena itu, ia mendorong agar perancapan pepohonan dilakukan. Untuk mengurangi risiko pohon tumbang.

“Perancapan pepohonan perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya pohon tumbang,” ingatnya. (one/fun) Editor : Jawanto Arifin
#bpbd kabupaten pasuruan #cuaca ekstrem #angin kencang