Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sakit Ambeien, Pemuda di Pandaan Meninggal usai BAB  

Muhammad Fahmi • Selasa, 28 Februari 2023 | 03:28 WIB
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
PANDAAN, Radar Bromo - Usianya masih muda. Lelaki berumur sekitar 33 tahun dan dipanggil Gunawan itu ditemukan tewas di kamar kos, Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Diduga, ia meninggal karena sakit ambeien akut yang dideritanya.

Kematian korban diketahui Senin (27/2), sekitar pukul 12.00. Yang menemukan adalah Edi Suprapto, 34, warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Saksi sekaligus rekan satu kos korban.

”Sebelum meninggal, korban masuk kamar mandi untuk buang air besar (BAB). Setelah balik ke kamar dengan napas tersengal, terus dia tiduran lagi. Kemudian kejang-kejang dan meninggal,” terang Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur menirukan keterangan saksi.

Mengetahui korban meninggal, saksi kemudian melapor ke pemilik kos-kosan. Dilanjutkan ke ketua RT setempat yang langsung menghubungi Polsek Pandaan. Beberapa saat kemudian, petugas polsek dan tim Inafis Polres Pasuruan tiba di lokasi.

Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Juga, memeriksa jasad korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi dengan mobil ambulans Puskesmas Pandaan ke kamar mayat RSUD Bangil.

”Korban meninggal diduga karena sakit ambeien. Sudah dua bulan sakit. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuhnya.

Budi menambahkan, korban selama ini ikut dengan saksi. Tinggal bersama dalam satu kamar kos. Kerjanya serabutan. Salah satunya, tukang cukur atau salon panggilan. Ketika diperiksa identitasnya, belum diketahui pasti siapa nama lengkap, alamat, maupun jati diri lainnya.

”Saksi kenal dengan korban via Facebook. Korban ngakunya selama ini bernama Gunawan,” bebernya. (zal/far)

 

  Editor : Muhammad Fahmi
#penemuan mayat pandaan #penemuan mayat