Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puting Beliung Terjang Dua Desa di Purwosari, Banyak Atap Rumah Warga Rusak

Ronald Fernando • Kamis, 16 Februari 2023 | 07:17 WIB
LIHAT KONDISI: Petugas Babinsa mengecek kerusakan bangunan akibat puting beliung di Desa Sekarmojo dan Sengonagung, Rabu (15/2). (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
LIHAT KONDISI: Petugas Babinsa mengecek kerusakan bangunan akibat puting beliung di Desa Sekarmojo dan Sengonagung, Rabu (15/2). (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
PURWOSARI, Radar Bromo - Hujan turun rintik-rintik. Hawa sejuk berembus di wilayah Kecamatan Purwosari Rabu siang (15/2). Warga Desa Sengonagung dan Sekarmojo sungguh tidak mengira bencana bakal terjadi. Hujan dan angin nan sejuk mendadak berubah menjadi gemuruh. Angin puting beliung menerjang. Atap rumah warga dan musala desa beterbangan.

Kerusakan itu menimpa rumah dan bangunan di Dusun Kembangkuning, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari. Kondisi serupa terjadi di Dusun Pandan, Desa Sekarmojo.

Photo
Photo
BOLONG: Atap rumah warga yang rusak usai diterpa angin kencang. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

”Di desa kami, di Dusun Kembangkuning, atap lima rumah warga rusak,” kata Kades Sengonagung Atim Salim.

Setelah kejadian, sore harinya, langsung dilakukan kerja bakti. Warga bersama-sama memperbaiki rumah yang atapnya rusak akibat puting beliung. Perbaikan rumah warga itu dibiayai dari anggaran desa.

”Langsung gotong royong. Sore hari tuntas semua,” tambah Atim Salim.

Di Dusun Pandan, Desa Sekarmojo, jumlah rumah warga terdampak puting beliung lebih banyak. Total 12 rumah dan satu musala. Untunglah, meski belasan rumah rusak, tidak sampai ada korban. Warga desa juga segera berupaya memperbaiki kerusakan bersama-sama. Yang lebih banyak bagian atap.

”Warga Dusun Pandan swadaya memperbaiki rumah masing-masing. Tentunya gotong royong. Saling membantu,” ucap Kasi Trantib Kecamatan Purwosari Kustono.

Dia mengatakan, pemerintah kecamatan juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan. Tidak lama kemudian, petugas BPBD datang ke lokasi bencana, di Desa Sengonagung dan Sekarmojo.

”Rumah warga yang terdampak sudah didata BPBD,” kata  Kustono. (zal/far) Editor : Ronald Fernando
#puting beliung purwosari #bpbd kabupaten pasuruan #cuaca ekstrem