Pagi-pagi sekali, sekitar pukul 06.15, Musafir mengangkut pasir. Dia melewati Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, menuju Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol. Sampai di Dusun Kaliputih, Sumbersuko, Musafir merasakan ketidakberesan.
Rem truk tidak berfungsi. Lelaki 45 tahun itu pun kebingungan. Sebab, posisi jalan sedang menurun tajam. Lebih-lebih bak truknya penuh muatan pasir. Warga Desa Ketegan, Tanggulangin, Sidoarjo, itu pun berupaya mengendalikan kendaraannya. Itu pun harus mengalami benturan.
Tiang listrik dan lampu penerangan jalan umum (JPU) ditabrak. Juga pipa air disasar. Bahkan, tembok Pabrik Gudang Garam Tbk di Gempol pun disasak. Musafir lalu melihat gundukan urukan di kiri jalan. Dia lantas mengarahkan truk itu ke arah gundukan material urukan tersebut. Barulah truk tersebut berhenti. Posisinya terguling.
”Dump truck rem blong. Kendaraan oleng, lalu terguling. Muatannya pasir. Mau dikirim ke Sidoarjo,” kata Kepala Sekuriti PT Gudang Garam Tbk Direktorat Produksi Gempol Agus Suyanto.
Kondisi truk itu pun rusak parah. Terutama bagian kepala. Setelah itu, terlihat Musafir bersusah payah keluar dari pintu kanan. Dia dibantu beberapa petugas sekuriti pabrik di dekat lokasi.
”Sopirnya selamat. Dia lecet-lecet dan pinggang sakit. Dibawa ke rumah temannya. Mau dibawa ke tukang pijat.” ungkapnya.
Saat itu, tambah Agus, kondisi jalan sebenarnya sedang ramai kendaraan. Namun, sopir bisa membanting setir dan tidak menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan. Sesaat setelah kejadian, petugas Unit Lantas Polsek Gempol tiba di lokasi. Mereka mengecek tempat kejadian.
”Dump truck mengalami rem blong. Sopirnya kurang hati-hati,” ucap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf. (zal/far) Editor : Muhammad Fahmi