Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terus Melaju usai Tertabrak Motor di Pandaan, Sopir Truk Mengaku Tak Tahu

Muhammad Fahmi • Kamis, 2 Februari 2023 | 04:12 WIB
BERI KETERANGAN: Sopir truk Irfan Imam Subekti memberi penjelasan kepada polisi usai dihentikan di simpang empat Taman Dayu. Ia mengaku tak mengetahui jika bagian belakang truknya tertabrak motor. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
BERI KETERANGAN: Sopir truk Irfan Imam Subekti memberi penjelasan kepada polisi usai dihentikan di simpang empat Taman Dayu. Ia mengaku tak mengetahui jika bagian belakang truknya tertabrak motor. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
PANDAAN, Radar Bromo-Sempat terus melaju usai tertabrak motor di Pandaan, truk tronton muat keramik, akhirnya berhasil dihentikan. Sang sopir truk mengaku tak berniat kabur.

          Ditemui wartawan Jawa Pos Radar Bromo di Poslantas Taman Dayu, Irfan Imam Subekti, sang sopir truk, mengaku tidak tahu kendaraannya tertabrak motor Honda Vario yang dikendarai Ilham.

Memang, kata Irfan, saat melaju di jalan menanjak depan PT Yanmar, dia mengurangi gigi perseneling dari tiga ke dua. Dia juga mengaku mendengar suara braaak. Tapi, dari kaca spion tidak kelihatan ada kecelakaan.

”Saya terus jalan karena medannya menanjak atau naik,” katanya.

Kemudian menjelang traffic ligt (TL) di Simpang Empat Patung Sapi, Pandaan, lanjut Irfan, dirinya berhenti. Truk dipinggirkan ke bahu jalan. Berjalan kakilah dia melihat kondisi truk. Dia mengaku tidak melihat apa-apa.

https://radarbromo.jawapos.com/daerah/pandaan/01/02/2023/tertabrak-mahasiswa-dari-belakang-di-pandaan-tronton-jalan-terus/

”Terus jalan lagi. Baru tahu tertabrak setelah diamankan petugas BM. Jadi, tidak ada niat kabur,” tambah Irfan.

Ya, polisi yang mendengar kecelakaan tersebut langsung meluncur ke TKP. Oleh warga sekitar dan saksi mata, petugas dilapori bahwa truk penabrak mahasiswa itu kabur. Dua personel Brigade Motor (BM) Satlantas Polres Pasuruan segera mengejarnya.

Mereka adalah Bripka Afandi dan Brigadir Galuh Apriana. Hanya dalam beberapa menit, Irfan dan truknya sudah terkejar. Posisinya sudah sampai di depan Udiklat PLN, perbatasan antara Sukorejo dan Pandaan. Tronton dicegat dan dihentikan. Petugas meminta sopir turun. Juga menunjukkan surat-surat kendaraan. Semua diperiksa.

”Sopir dan truk tronton dikawal menuju Pos Lantas Taman Dayu. Lalu, diserahkan ke Polsek Pandaan,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Ipda Hendik Arianto. (zal/far)

 

  Editor : Muhammad Fahmi
#tabrak lari #kecelakaan pandaan