Dua ekor sapi itu milik Achmad Fauzi, 22, warga Dusun Arjosari, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur. Sapi-sapi itu dikeluarkan dari kandang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Kamis pagi, sekitar pukul 05.00, Fauzi mengecek kondisi sapi-sapi perahnya. Dia hendak memberikan makan. Dua sapi itu ternyata tidak ada di dalam kendang bambu yang hanya diselot.
”Pintu kandang sudah terbuka,” kata Kades Andonosari Akhmad Pujianto.
Kaget karena dua sapi miliknya hilang, Fauzi mencari. Dia melacak jejak-jejak kaki dari kandang ke hutan dan tegalan. Usahanya tidak sia-sia. Sekitar 300 meter dari kandang, Fauzi menemukan seekor sapinya. Jatuh ke jurang sedalam 30 meteran. Posisinya sudah mati.
Kemudian, dia menelusuri lagi jejak sapi yang lain. Sekitar 200 meter dari lokasi sebelumnya, korban menemukan seekor sapi lain masih hidup. Posisinya ada di tegalan.
”Lalu, sapi itu dikembalikan ke kandangnya,” kata Pujianto.
Setelah itu, Fauzi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongkojajar. Kapolsek Nongkojajar AKP Kusmani beserta anggotanya tiba di lokasi tidak lama kemudian. Kandang sapi dicek. Lokasi jurang tempat sapi jatuh juga didatangi. Termasuk, tegalan tempat sapi ditemukan.
”Kasus pencurian hewan ini dalam proses lidik. Segera kami ungkap. Kades, kasun, dan perangkat desa kami harapkan menggalakkan lagi pos kamling dan jaga malam,” tegas Kusmani. (zal/far) Editor : Ronald Fernando