Jika tidak, pengalaman yang terjadi Zaenal Arifin, 45, bisa terjadi pada Anda. Pria asal Desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, mengalami kecelakaan, Senin (9/1) pagi. Truk truk muatan besi dengan nopol L 9140 BE, menabrak warung kopi dan motor penjual cilok di Gempol.
Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30. Pagi itu Zaenal Arifin dari Gresik dan hendak ke Beji.
Mulanya perjalanannya lancar. Hingga di tengah perjalanan, tepatnya di ruas jalan nasional jurusan Surabaya – Banyuwangi di simpang tiga Desa/Kecamatan Gempol, truknya mengalami masalah pada rem kendaraannya.
Alhasil, saat itu juga dia mengarahkan kendaraannya ke kiri. Hingga truk menabrak warung kopi di tepi jalan. Celakanya, truk masih melaju dan menabrak motor penjual cilok yang saat itu sedang parkir. Laju truk baru terhenti setelah menabrak pohon.
“Usai turunan Jembatan Porong, truknya mengalami rem blong. Sopirnya putuskan banting setir ke kiri di simpang tiga Gempol. Sehingga menabrak warkop, motor penjual cilok dan pohon yang ada di tepi jalan,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf.
Sesaat setelah kejadian, sopir truk, pemilik warkop dan penjual ciloknya selamat. Semuanya tidak mengalami luka-luka.
Tetapi nasib lain dialami Johan Subroto, 45. Warga Dusun Kauman Baru, Desa/Kecamatan Gempol yang saat kejadian sedang ngopi dan duduk di warkop, mengalami luka parah. Bahkan dia patah pada tulang kubis, tulang ilaka dan tulang colum jemur.
Korban dievakuasi ke IGD RS Bhayangkara, di Porong, Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis atas luka dialaminya. “Korbannya ada, satu orang sedang ngopi di warkop. Lain-lainnya kerugian materiil. Penyebab kecelakaan karena truk rem blong, dan sopirnya kurang hati-hati,” tegasnya. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto