Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cuaca Tak Menentu, Harga Alpukat di Pasuruan Masih Memikat

Jawanto Arifin • Selasa, 6 Desember 2022 | 21:44 WIB
LAGI PANEN: Solikhin menyortir buah alpukat di rumahnya, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Selasa (29/11). (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
LAGI PANEN: Solikhin menyortir buah alpukat di rumahnya, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Selasa (29/11). (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
PURWODADI, Radar Bromo - Para petani buah alpukat di Kabupaten Pasuruan masih bisa semringah. Meski kondisi cuaca tak menentu, mereka tetap diuntungkan oleh hasil panen yang melimpah. Solikhin, 40, pengepul buah alpukat asal Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan, panen alpukat itu sudah berjalan sejak November. Puncak musim panen terjadi sekitar Januari dan Februari.

”Untuk saat ini, harganya masih bagus. Per kilo Rp 15 ribuan sampai Rp 30 ribuan. Bergantung kualitas buahnya,” katanya.

Menurut Solikhin, saat sudah masuk musim panen, harganya akan perlahan turun. Jenis alpukat yang dipanen adalah alpukat mentega. Alpukat ini dikirim kepada para petani buah di dalam dan luar Pasuruan. Selanjutnya, dimasukkan ke supermarket dan toko-toko buah besar di Surabaya dan Sidoarjo. (ube/far)

Photo
Photo
LARIS: Warga sedang memetik alpukat di kebunnya di Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Senin (5/12). (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo) Editor : Jawanto Arifin
#alpukat pasuruan