Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ekskavasi Candi di Sukoreno Dilakukan BPCB Jatim

Jawanto Arifin • Rabu, 9 November 2022 | 17:10 WIB
TEMUAN KUNO: Benda-benda purbakala yang ditemukan warga di Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Sebagian berbentuk kepala dan tubuh mirip manusia. Sebagian lagi berupa relief. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
TEMUAN KUNO: Benda-benda purbakala yang ditemukan warga di Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Sebagian berbentuk kepala dan tubuh mirip manusia. Sebagian lagi berupa relief. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
PRIGEN, Radar Bromo - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur berencana mengekskavasi temuan candi di Dusun Sukoreno, Kecamatan Prigen. Rencana yang ditunggu-tunggu warga itu dijadwalkan dilakukan pekan depan. Perlu waktu sekitar 5 hari.

Bekas bangunan candi itu ditemukan warga saat bekerja bakti di kawasan makam dusun setempat pada Oktober lalu. Mereka berharap benda-benda purbakala itu segera diurusi. Pamong budaya dari Dispendibud Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati mengatakan, dinasnya telah berkoordinasi dengan BPCB Jatim.

”Ekskavasi penyelamatannya diagendakan pekan depan,” katanya Selasa (8/11).

https://radarbromo.jawapos.com/daerah/pandaan/01/11/2022/kerja-bakti-di-pemakaman-warga-sukoreno-di-prigen-malah-temukan-candi/

Menurut rencana, pelaksanaan ekskavasi itu sepenuhnya dilakukan oleh tim BPCB dan para arkeolog. Staf dari Museum Kabupaten Pasuruan akan mendampingi mereka bersama warga setempat. Evakuasi perlu dilakukan oleh ahli. Sebab, tidak asal menggali tanah, tetapi juga menampakkan wujud candi lebih jelas lagi. Tujuannya, mengetahui dan menentukan pada zaman apa bangunan candi itu dibangun.

”Pelaksanaannya hanya lima hari seperti agenda yang direncanakan. Jika kemudian lebih dari itu, bergantung situasi dan perkembangan di lokasi,” jelasnya.



Warga setempat pun menyambut baik rencana tersebut. Salah satunya Lasim, 46, warga Sukoreno. Sebab, warga benar-benar penasaran atas temuan candi tersebut.

”Jika nantinya dilibatkan, tentu kami senang sekali dan siap membantu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi sebelumnya menyayangkan minimnya anggaran untuk ekskavasi. Sebab, temuan candi itu sangat berharga sekaligus luar biasa.

”Temuan ini tidak boleh mandek. Sangat penting dan harus ditindaklanjuti,” ujar legislator asal Pandaan yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan tersebut.

Andri telah melihat langsung lokasi dari dekat. Dia berharap ekskavasi dilakukan sungguh-sungguh. Dia menyayangkan anggaran ekskavasi yang dinilai sangat minim. Hanya puluhan hingga ratusan juta. Padahal, temuan benda-benda cagar budaya hampir selalu ada setiap tahun.

”Minimal setiap tahun dianggarkan dana ekskavasi. Jadi, tidak harus menunggu dari BPCB Jatim. Jumlahnya jangan puluhan dan ratusan juta. Sekalian Rp 1 miliar bila perlu,” tegasnya. (zal/far)

 

Benda-Benda Purbakala di Desa Sukoreno

Lokasi: Makam Dusun Candi, Desa Sukoreno

Bentuk Benda:
Editor : Jawanto Arifin
#penemuan candi #candi sukoreno prigen #cagar budaya #bpcb jatim