Pengamanan para suporter sepak bola itu berlangsung Minggu dini hari (2/10). Ketika itu, petugas memperoleh informasi adanya aksi sweeping di wilayah Pandaan. Salah satunya, di kawasan Pasar Cheng Hoo Pandaan.
Petugas gabungan yang memperoleh informasi tersebut langsung bergerak ke lokasi. Di situlah, ada gerombolan suporter yang sedang melakukan sweeping pada pengendara yang melintas dan parkir di wilayah setempat.
Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengungkapkan, aksi sweeping itu dilangsungkan sekitar pukul 02.00. Puluhan suporter sepak bola melakukan sweeping tersebut kepada para pengguna jalan.
Untungnya, tidak ada hal yang tak diinginkan. “Kebetulan kami juga sedang melakukan pengamanan wilayah, seiring dengan adanya laga Arema melawan Persebaya. Sejumlah petugas kami kerahkan untuk ngepam di titik-titik rawan. Jadi, begitu ada informasi soal sweeping tersebut, kami langsung bergerak dengan cepat ke lokasi,” bebernya.
Tak kurang dari 25 pemuda diamankan. Mereka merupakan warga Sidoarjo dan Surabaya. Tidak ada perlawanan berarti saat mereka diamankan. Petugas berhasil menggiring puluhan pemuda itu ke Mapolres Pasuruan.
“Kami lakukan pemeriksaan. Kalau memang ada indikasi kejahatan, akan kami tindak. Sementara bila tidak, akan kami kembalikan ke pihak keluarga,” sambung dia.
Menurut Kapolres, para pemuda yang terlibat sweeping itu, kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. “Kami beri pembinaan. Mereka kami juga minta agar tidak berbuat hal serupa,” timpalnya. (one/hn) Editor : Muhammad Fahmi