Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasar Hewan Pandaan Mulai Ada Aktivitas Lagi meski Baru Penjual Kambing

Jawanto Arifin • Selasa, 6 September 2022 | 15:54 WIB
CARI NAFKAH: Para pedagang duduk di antara kambing-kambing dagangan yang mengembik di Pasar Pandaan. Petugas datang memantau. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
CARI NAFKAH: Para pedagang duduk di antara kambing-kambing dagangan yang mengembik di Pasar Pandaan. Petugas datang memantau. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
PANDAAN, Radar Bromo - Suara kambing terdengar berkali-kali. Bergantian mengembik dengan leher terikat tali tampar. Suara khas seperti itu tidak pernah terdengar lagi sejak pasar hewan di Pasar Pandaan ditutup pada Mei lalu karena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Senin (5/9), para pedagang nekat jualan lagi. Jawa Pos Radar Bromo menyaksikan para belantik kambing itu berkumpul. Ada embek gibas maupun kacangan. Penjual dan pembeli bertemu di pasar. Mengobrol karena lama tidak berdagang bareng. Kangen-kangenan.

Kedatangan para belantik hewan itu tentu menarik perhatian petugas. Sebab, pengumuman penutupan pasar belum dicabut. Malah, gedek pembatas juga masih terpasang. Petugas Trantib Kecamatan Pandaan, pengelola pasar, petugas Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, sampai dokter hewan datang.

Photo
Photo
BELUM DILEPAS: Gedek pembatas yang ditempeli pengumuman penutupan sementara masih terpasang. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Namun, mereka hanya berdiri di sekitarnya. Melihat dari dekat aktivitas pedagang yang berkerumun bersama embek-embek dagangan. Tidak ada tindakan apa-apa. Semua petugas stand by saja. Para belantik juga acuh tak acuh. Tetap bertransaksi.

”Ini kami lakukan terpaksa. Hanya jualan kambing. Bukan sapi. Toh tidak setiap hari, tapi pas pasaran saja,” ucap salah seorang belantik kambing.



Dia yakin semua kambing yang dijual di pasar hewan ini sehat. Tidak ada yang terkena PMK. Dagangan itu harus dijual agar belantik dapat pemasukan. ”Bisa dilihat satu per satu kambingnya. Semua sehat,” tambah pedagang.

Kepala Pasar Pandaan Sugiman Budi Santoso mengaku sudah melakukan antisipasi. Imbauan sudah dijelaskan. Petugas pasar juga datang bersama trantib, dokter hewan, serta petugas Dinas Peternakan.

Ditanya soal ternak, drh Agra, salah seorang dokter dari Dinas Peternakan mengatakan, kambing-kambing pedagang sudah dipantau. Kondisinya sehat. Menurut dia, kasus PMK di Kabupaten Pasuruan terus turun. Tapi, memang masih ada yang terserang.

”Yang paling rawan terserang PMK adalah sapi. Kambing ada, tapi jarang,” tuturnya. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin
#pasar hewan kabupaten pasuruan #wabah pmk