Kecelakaan lalu lintas yang menimpa warga Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, ini terjadi sekitar pukul 16.00. Lokasinya di Jalan Nasional jurusan Malang-Surabaya, di depan SPBU Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Sore itu, korban yang nyantri di salah satu pesantren di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, dijemput ayahnya, Mat Royi. Mereka pun pulang mengendarai sepeda motor. Berupa Honda Beat bernopol W 5662 NBL.
Korban melaju dari selatan dengan kecepatan sedang. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), Mat Royi berusaha mendahului truk bernopol L 9083 CE. Truk tangki air ini dikemudikan Andi Rahmad, 38, warga Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Nahas. Mat Royi kurang waspada. Motornya menyerempet truk tangki yang dikemudikan Andi. Bahkan, sempat terserempet truk tronton bernopol L 8464 UR yang berjalan searah. Truk ini dikemudikan M. Abdul, 31, warga Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Mat Royi bersama putrinya, Ara, terjatuh. Malang tak bisa ditolak. Ara meninggal dunia di lokasi kejadian. “Pengendara motornya (Mat Royi) selamat dan hanya mengalami luka ringan. Yang dibonceng (Ara) didapati meninggal di lokasi kejadian,” ujar Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf.
Sesaat setelah kejadian, jenazah Ara dievakuasi ke RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo. Korban mengalami patah tulang dada dan lecet di bagian punggung. Sedangkan, Mat Royi lecet di bagian kaki kanan dan kiri.
Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Poslantas Polsek Gempol. “Laka lantas ini dipicu karena kurang kehati-hatian pengendara motor (Mat Royi). Mengakibatkan korban luka-luka dan meninggal dunia,” jelasnya. (zal/rud) Editor : Muhammad Fahmi