Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polisi: Pesta Miras yang Tewaskan Tiga Orang Belum Ada Tersangka

Jawanto Arifin • Kamis, 16 Juni 2022 | 17:19 WIB
GALI KETERANGAN: Kapolsek Purwosari dan pihak Desa Cendono saat menemui keluarga korban meninggal usai pesta miras. Hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan usai insiden. (Foto: Dok. Radar Bromo)
GALI KETERANGAN: Kapolsek Purwosari dan pihak Desa Cendono saat menemui keluarga korban meninggal usai pesta miras. Hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan usai insiden. (Foto: Dok. Radar Bromo)
PURWOSARI, Radar Bromo - Polsek Purwosari belum berhenti. Sudah dua pekan berlalu sejak peristiwa pesta miras oplosan yang menewaskan tiga pemuda pada Minggu (5/6). Penyelidikan kasus itu tetap berjalan. Namun, belum ada tersangkanya.

Korban tewas pesta miras itu adalah pemuda Desa Cendono, Kecamatan Purwosari. Masing-masing Didit Dwi Avandi alias Ateng, 29; Khomarudin Aldiansyah alias Ardi, 26; dan Gibson Irjau, 26. Unit Reskrim Polsek Purwosari masih mendalami tragedi tersebut.

”Kasusnya masih lidik. Terus kami dalami kasus pesta miras oplosan itu,” kata Kanitreskrim Aipda Ahmad Bambang.

https://radarbromo.jawapos.com/pandaan/06/06/2022/pesta-miras-oplosan-tiga-pemuda-purwosari-tewas/

Dia menyebutkan, sejauh ini, sudah tiga saksi diperiksa di Mapolsek Purwosari. Mereka adalah peserta pesta maut tersebut. Yaitu, Wijaya alias Roni, 20; Hatak Rusman Tri Wibowo alias Sinyo, 22; serta Candra Prasetyawan alias Tobi, 22. Keterangan ketiganya telah dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Bambang mengakui penyelidikan belum tuntas. Sebab, masih ada satu orang lagi peserta pesta miras yang belum diperiksa. Yakni, Hermanto alias Daeng, 22. Daeng adalah saksi penting. Sebab, salah satu pesta miras juga digelar di rumahnya. Pesta lain diadakan di rumah kakak beradik Ateng dan Sinyo.



Bukankah Herman sempat menghilang? Bambang menyatakan anggotanya telah menyelidiki keberadaan pemuda itu. Posisinya sudah diketahui. Dia ternyata sedang dirawat oleh keluarga karena juga masih sakit akibat pesta miras oplosan itu. ”Kalau kondisinya membaik, kami periksa dia sebagai saksi,” tegasnya.

Bambang menambahkan, setelah empat saksi rampung diperiksa, baru dilakukan gelar perkara. Tujuannya, mengetahui siapa yang berinisiatif pesta miras, siapa yang membeli bahannya, siapa yang mengoplos, dan sebagainya. Kemudian, menentukan tersangka pesta berujung duka ini.

”Saat ini belum ada tersangka dan statusnya sebagai saksi,” ungkapnya. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin
#tewas pesta miras #pesta miras maut #pesta miras #miras oplosan