Sebelum bencana datang, turun hujan deras. Lalu, tiba-tiba melintas angin puting beliung menyapu dua dusun itu. Memang tidak lama. Namun, akibatnya atap 11 rumah warga rusak. Ada yang gentingnya jatuh, asbes jebol, dan lain sebagainya. Selain itu, sejumlah pohon yang ada di dua dusun itu tumbang.
“Tidak ada korban, hanya kerugian materiil saja. Catatan kami ada sebelas rumah warga yang rusak bagian atapnya,” terang Kades Karangsono M. Alim.
Kemarin (29/4), sejumlah warga pun kerja bakti membetulkan atap yang jebol. Beberapa rumah dipasang terpal atapnya karena jebol.
Tim Tagana dan BPBD Kabupaten Pasuruan pun datang ke lokasi kejadian. Mereka survei dan inventarisasi rumah warga yang rusak.
“Kami sudah mengajukan proposal permohonan bantuan keuangan untuk renovasi rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung ini. Ditujukan pada Bupati Pasuruan,” jelasnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi