Dari luar gerbang pabrik produsen alas kaki itu, tidak tampak lagi ratusan pekerja yang berdemonstrasi. Sebelumnya, mereka terlihat berdiri di antara ruang produksi dan kantor manajemen. Ada pula yang duduk-duduk. Sebagian membawa poster sambil berlenggak-lenggok di atas karpet merah. Rekan-rekannya bertepuk tangan.
Sejak Jumat (22/4) pagi, situasi berubah tenang dan sepi. Namun, meski pabrik sepi dan tidak terlihat aksi mogok kerja lagi, para personel Polsek Pandaan dan jajaran tetap siaga. Mereka berjaga di pabrik yang berlokasi Dusun Nampes, Desa Nogosari, Pandaan, tersebut.
Baca Juga: Buruh Pabrik Sepatu di Pandaan Mogok Kerja Tuntut Gaji-THR Penuh
Mengapa tidak ada unjuk rasa lagi? ”Semua karyawan diliburkan. Mulai Jumat (22/23) sampai Minggu, besok (24/4). Masuk kembali hari Senin (25/4),” terang Manajer HRD PT Karyamitra Budisentosa Safiudin.
Menurut dia, manajemen perusahaan sengaja meliburkan karyawannya karena tidak mungkin efektif untuk tetap bekerja. ”Semuanya libur, termasuk manajemen. Terkecuali beberapa orang yang piket, juga sekuriti,” ujar lelaki yang akrab disapa Udin itu.
Awal pekan depan, karyawan bisa bekerja normal lagi. Tentu saja, apabila karyawan masih bekerja. ”Senin (25/4), perusahaan juga mulai merealisasikan pembayaran gaji. Sesuai notulen pertemuan pada Rabu (20/4). Sudah disampaikan ke para karyawan,” ujarnya.
Secara terpisah, Kapolsek Pandaan Kompol Marwan Ishery Suherly menyatakan tetap menyiagakan beberapa personelnya di PT Karyamitra Budisentosa. Setiap hari berjaga. Sebab, di lapangan, masih rawan terjadi mogok kerja.
”Tetap ada petugas yang patroli dan siaga. Antisipasi saja. Alhamdulillah sejauh ini kondusif,” tegasnya. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin