Sebagai langkah awal, polisi menghubungi keluarga korban di Tulungagung. Bukan hanya keluarga dekat. Tetapi juga sejumlah kerabat lainnya dari korban.
Nah, dari sinilah diketahui ternyata korban sudah hilang sejak enam hari terakhir. Keluarga selama ini tidak mengetahui keberadaannya. Hingga akhirnya diketemukan jasadnya.
https://radarbromo.jawapos.com/news/12/04/2022/hilang-6-hari-mayat-mahasiswa-kedokteran-ditemukan-di-purwodadi/
Informasi dari ayahnya, korban terakhir diketahui keluar rumah pada Kamis (7/4) pekan lalu. Bersama Ts, pacarnya dengan menggunakan mobil milik korban.
“Setelah itu, keberadaannya tidak diketahui. Hingga ditemukan sudah tewas,” terang Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo.
Karena korban tak kunjung dan keberadaannya tak diketahui, akhirnya pihak keluarga melaporkan ke Polres Tulungagung. “Korban melapor ke polisi karena anaknya yang belum pulang sejak Kamis pekan lalu,” ucap Adhi sapaan akrabnya.
Saat keluarga diinfokan akan kematian korban, pihak keluarga sempat tidak percaya ketika dihubungi petugas via telepon. Namun saat keluarga tiba di RS Bhayangkara, Porong, keluarga baru percaya. Apalagi usai melihat jasad korban dengan ciri-ciri yang dimiliki, termasuk barang bukti yang diamankan.
“Pihak keluarga membenarkan dan membenarkan korban adalah Bagus Prasetya Lazuardi. Pihak keluarga juga bersedia jasad korban diotopsi. Hasilnya seperti apa kami masih menunggu” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Desa/ Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (12/4) geger. Itu setelah seorang warga menemukan jenazah di semak-semak lahan kosong, timur jalan raya Surabaya-Malang. Kondisi jenazah korban saat pertama kali ditemukan, sudah rusak. Namun, korban masih mengenakan pakaian lengkap dan jam tangan. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin