Tambahan 30 koleksi benda pusaka itu berbentuk macam-macam. Ada keris, uang kuno, gerabah, keramik, dan sebagainya. Menurut Karno, koordinator museum, masih ada koleksi lain berupa barang benda pusaka pinjaman. Ada lingga, yoni, umpak, arca, dan sepeda onthel.
Benda-benda koleksi itu dipajang di etalase kaca. Tempat lainnya ada di sudut ruangan dalam museum. Ada 16 koleksi pinjam-pakai itu. ”Belasan benda ini pinjam-pakai dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. Ada pula milik kolektor,” tambah Karno.
Saat ini, lanjut dia, Museum Kabupaten Pasuruan tetap beroperasi. Untuk pengunjung atau wisatawan, sistemnya buka dan tutupnya bergantung kebijakan selama pandemi Covid-19. Namun, tenaga atau sumber daya manusia (SDM) dan pegawai tetap masuk setiap hari. Aktif dari pagi hingga sore. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin