Bahkan, makam di tepi jalan itu sempat viral di media sosial medsos. Unggahan makam itu dilakukan Selasa (4/1) tengah malam dalam bentuk video.
Dalam video itu terlihat gundukan tanah yang ditaburi bunga segar. Serta terpasang dua batu nisan pada ujung-ujungnya.
Pengguna jalan dan warga setempat pun heboh. Mereka mengira itu makan sungguhan. Sementara tidak ada warga sekitar yang meninggal. Juga tidak ada kegiatan pemakaman. Tiba-tiba saja muncul sebuah makam.
Sekdes Bulukandang Haimin pun menegaskan, makan itu bukan makam sunguhan. “Ini makam buatan, bukan makam sungguhan. Dibuat warga sekitar mirip seperti makam sesungguhnya pada Selasa malam (4/1) sekitar pukul 20.00,” cetusnya.
Imin sapaan akrab Sekdes Bulukandang menuturkan, makam tersebut dibuat warga bukan untuk cari sensasi. Tapi, agar orang yang membuang sampah liar takut.
Sebab, lokasi itu sering dipakai membuang sampah sembarangan. Bahkan, berulang kali dibersihkan selalu saja ada sampah baru.
“Selama ini dilahan tepi jalan itu kan jadi lokasi tempat pembuangan sampah liar. Bahkan berulang kali dibersihkan dan dipasang pagar bambu tapi tetap saja. Akhirnya ada inisiatif membuat makam ini,” tuturnya.
Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri Sutrisno didampingi anggota Bhabinkamtibmas Desa Bulukandang sempat datang ke lokasi makam buatan tersebut. Pihak pemdes pun sempat dipanggil ke Polsek untuk klarifikasi akan keberadaan makam buatan ini.
“Tidak bisa serta merta menyalahkan warga sekitar, niatannya baik. Agar orang tidak buang sampah sembarangan di tepi jalan tersebut. Biar tidak gaduh, kami anjurkan makam buatannya dibongkar. Akhirnya dilakukan oleh warga sekitar,” ujarnya. (zal/hn) Editor : Jawanto Arifin