Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pendakian Welirang-Arjuno Ditutup karena Bahaya Hujan dan Badai

Jawanto Arifin • Rabu, 29 Desember 2021 | 21:16 WIB
BERISIKO: Pos pendakian Gunung Arjuno di Tretes yang ditutup sementara. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
BERISIKO: Pos pendakian Gunung Arjuno di Tretes yang ditutup sementara. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PRIGEN, Radar Bromo - Tidak boleh ada camping-camping dulu di kawasan Gunung Arjuno dan Welirang. Untuk pergantian tahun ini pun, jalur pendakian di dua gunung tersebut ditutup. Kondisi cuaca dianggap berbahaya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Taman Hutan Rakyat (UPT) Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi menyatakan, saat ini hingga beberapa hari ke depan atau pekan depan, jalur pendakian masih ditutup sementara. Pertimbangannya adalah kondisi cuaca sering rawan. Belum kondusif. Masih ekstrem.

”Pertimbangan kami soal cuaca, bukan level PPKM,” katanya.

Photo
Photo
POTENSI HUJAN-BADAI: Gunung Welirang-Arjuno dari kejauhan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Menurut Ahmad Wahyudi, kondisi cuaca ekstrem masih sering terjadi di lereng Gunung Arjuno maupun Welirang. Curah hujan juga tinggi. Selain itu, sesekali terjadi angin kencang, bahkan badai. Datangnya pun tidak pasti. Termasuk, lokasinya. Kadang di puncak, kadang pula di lereng. Bisa terjadi tiba-tiba.

”Pertimbangan utama kami, demi kebaikan dan keselamatan para pendaki. Lebih baik tetap ditutup sementara daripada dibuka kemudian berisiko tinggi,” ungkapnya.

Penutupan sementara jalur pendakian Arjuno dan Welirang berlaku di semua pos izin pendakian. Baik wilayah Kabupaten Pasuruan, Malang, maupun Kota Batu. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin
#jalur pendakian welirang #jalur pendakian arjuno #upt tahura r soerjo