Informasinya, kecelakaan itu terjadi Sabtu (20/11) sekitar pukul 17.00. Sore itu korban seorang diri mengendarai motor Honda Vario nopol N 6997 TAI. Dia melaju dari arah selatan ke utara. Saat berkendara dia juga sudah mengenakan helm.
Sesampainya di ruas jalan Pandaan, korban rupanya tidak memperhatikan ada lubang yang diameternya cukup besar. Akibatnya, motor terperosok dan korban tidak bisa menguasai laju kendaraannya. Korban lalu terjatuh dan langsung meninggal di lokasi kejadian.
“Posisi korban motornya melaju di lajur kanan atau cepat dari arah Malang ke Surabaya. Melintas di jalan berlubang, kemudian hilang kendali dan jatuh. Di TKP korban langsung meninggal,” kata Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto.
Akibat terjatuh, korban didapati luka kepala belakang robek, hidung dan mulutnya keluar darah. Ini diketahui usai petugas memeriksa jasadnya di RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Akibat terjatuh, motor korban juga mengalami kerusakan setir kiri bengkok, dek kiri depan beset, pintu kiri bawah beset dan lampu sein kiri belakang pecah. Oleh petugas sore itu juga langsung diamankan ke Poslantas Polsek Pandaan.
“Penyebab lakanya pengendara motor atau korban kurang berhati-hati. Lebih lanjutnya ditangani Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan dalam proses lidik,” bebernya.
Malam harinya di hari yang sama, aspal berlubang berada di TKP langsung ditambal oleh instansi terkait. Biar kejadian serupa tidak terulang kembali imbuhnya. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto