Berdasarkan tender, pembangunan fondasi jembatan di Dusun Ngipik, Desa Sumbersuko, Gempol, Kabupaten Pasuruan, itu berlangsung 45 hari kerja. Dimulai pada 9 November dan harus selesai pada 23 Desember. Namun, hingga kemarin pembangunan tak kunjung dilakukan.
Tender pembangunan tahap pertama Jembatan Ngipik itu dimenangkan CV Mitra Utama. Dengan nilai kontrak Rp 510.258.700.
https://radarbromo.jawapos.com/pandaan/15/03/2021/jembatan-di-sumbersuko-gempol-ambruk-penyebabnya-ini/
“Pemenang lelangnya sudah ada, kontrak juga sudah diteken. Dananya cukup besar, sampai setengah miliar lebih. Tapi pekerjaan fisik pembangunannya belum juga dimulai. Ini sudah mepet sekali lho waktunya. Sebentar lagi akhir Desember,” ucap Kades Sumbersuko Saiful Ma’arif.
Kabid Pemeliharaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan sekaligus PPKom Proyek Ahmad Sidik saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Dia membenarkan memang pembangunan belum dimulai. Penyebabnya, karena ada perubahan. Namun, dia enggan menjelaskan perubahan apa yang dimaksud.
“Ada perubahan, saat ini dalam proses. Setelah selesai, pekerjaan fisik fondasi jembatan akan dimulai,” katanya.
Kokok, salah seorang pelaksana dari CV Mitra Utama menjelaskan hal serupa. Menurutnya, pihaknya sebagai pemenang lelang sudah teken kontrak. Pihaknya pun telah siap membangun fondasi Jembatan Ngipik. Namun, memang kemudian ada perubahan. Sehingga pembangunan tidak bisa segera dilakukan.
“Tugas kami hanya membangun fondasi jembatan, baik foot plat dan abutment-nya. Tahapan ini akan jadi tumpuan pembangunan grider beton di tahap berikutnya. Namun, ternyata ada perubahan teknis. Jadi, kami masih menunggu,” ujarnya.
Jembatan Ngipik sendiri terputus pada Maret lalu. jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan tinggi 7 meter. Menghubungkan Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol dengan Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan.
Jembatan pun direncanakan untuk diperbaiki secara bertahap. Di tahap pertama, dibangun fondasi jembatan. Tendernya dimenangkan oleh CV Mitra Utama. (zal/hn) Editor : Jawanto Arifin