Sejauh ini belum diketahui identitas mayat tersebut. Yang jelas, mayat itu ditemukan dalam kondisi telungkup mengapung. Lokasi penemuan mayat itu pun banyak dikunjungi orang.
“Saat ditemukan, korban tak menggunakan baju. Hanya memakai celana pendek kain warna hitam saja,” jelas Kapolsek Sukorejo AKP Akhmad Sukiyanto.
Korban akhirnya dievakuasi sekitar pukul 10.30 pagi jelang siang, setelah tim inafis dari Polres Pasuruan tiba ke lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo untuk divisum.
Ciri-ciri korban tinggi sekitar 160 sentimeter, rambut putih, umur diatas 50 tahun dan kulit sawo matang. Juga didapati ada luka kecil di bibir sebelah kanan.
“Mayat itu diketahu, awalnya ada salah seorang warga berangkat cari rumput untuk pakan ternaknya. Pas lewat tepi sungai, kaget melihat ada mayat mengambang, seketika itu lapor ke warga lainnya,” kata perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.
“Identitas masih Mr X. Hasil visum luar dari rumah sakit, tidak ada luka tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban. Tewasnya lebih dari 1 x 24 jam, diduga jatuh ke sungai saat mandi. Kemudian tenggelam dan akhirnya tewas mengapung,” tuturnya.
Warga sekitar TKP, tidak ada yang mengenali korban. Tapi seringkali melihat beberapa hari terakhir, ada lelaki jalan dan duduk di tepi jalan.“Korban bukan warga dari desa kami, sepertinya pikun atau gelandangan,” ujar Iskak, warga desa setempat. (zal/mie) Editor : Muhammad Fahmi