Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Motor Adu Moncong dengan Truk di Pandaan, Pemuda Sidoarjo Tewas

Muhammad Fahmi • Jumat, 11 Desember 2020 | 03:51 WIB
Photo
Photo
PANDAAN, Radar Bromo- Seorang pemuda asal Pondok Sidokare, Kecamatan/ Kabupaten Sidoarjo, Aldi Sutrisno, 22, harus meregang nyawa. Kamis (10/12), ia mengalami kecelakaan lalu lintas ketika melintas di jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Sejatinya, korban masih sempat dilarikan ke IGD Rumah Sakit Sahabat, Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, tak berselang lama, korban menghembuskan napas terakhirnya.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.45. Saat itu, korban Aldi saat itu mengendarai motor Honda Beat bernopol W 5524 TX. Dari utara, ia berboncengan dengan rekannya, Achmad Baigaki, 20, warga Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Entah kenapa, sesampai di lokasi kejadian, mendadak motor yang dikemudikannya oleng. Laju motornya masuk ke areah berlawanan. Sedangkan, dari arah berlawanan muncul truk tangki beratan air yang dikemudikan Zainul Arifin, 42, warga Desa Kandang, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Tabrakan adu moncong pun tak dapat dihindari.

“Motornya oleng ke kanan lalu menabrak depan atau adu moncong dengan truk tangki bermuatan air curah yang melaju dari arah berlawanan. Seketika itu juga laju truk dan motor terhenti. Pengendara dan penumpang motor jatuh ke badan jalan,” ujar Anggota Unit Lantas Polsek Pandaan, Aipda Jumadianto.

Sesaat setelah kejadian, Aldi dan Achmad dievakuasi menuju IGD Rumah Sakit Sahabat, Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo. Aldi didapati mengalami luka cukup serius. Tangan kanannya patah, begitu juga dengan rahang bawah. Tak lama berselang saat menjalani perawatan medis, korban meninggal. Karenanya, jenazahnya dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol.

Sedangkan, Achmad masih beruntung. Nyawanya selamat. Ia hanya mengalami luka ringan. “Pengendara motornya meninggal di rumah sakit, karena luka yang dialaminya parah. Penumpangnya yang dibonceng juga luka-luka, tapi nyawanya masih tertolong,” jelas Jumadianto.

Selain menolong korban, petugas juga mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Semuanya dibawa ke Poslantas Polsek Pandaan. “Dalam kejadian ini posisi pengendara motor kurang menguntungkan. Dia diduga mengantuk saat mengendara. Informasinya, pagi itu dari Sidoarjo dalam perjalanan menuju Malang,” ujarnya. (zal/rud)

  Editor : Muhammad Fahmi
#polsek pandaan #kecelakaan pandaan #kecelakaan pasuruan #pengendara motor tewas #kecelakaan maut