Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lawan Arus lalu Tabrak Motor, Warga Gempol Meregang Nyawa

Fandi Armanto • Selasa, 8 Desember 2020 | 05:31 WIB
MEREGANG NYAWA: Petugas mengidentifikasi jenazah Kapriadi saat di RS Bhayangkara. (Foto: Istimewa/Jawa Pos Radar Bromo)
MEREGANG NYAWA: Petugas mengidentifikasi jenazah Kapriadi saat di RS Bhayangkara. (Foto: Istimewa/Jawa Pos Radar Bromo)
GEMPOL, Radar Bromo– Insiden kecelakaan terjadi di ruas jalan nasional jurusan Surabaya – Banyuwangi, Desa Legok, Kecamatan Gempol. Minggu (6/12) malam seorang pemotor bahkan harus kehilangan nyawa, usai menabrak sesama pemotor.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi pukul 19.00. Kecelakaan melibatkan motor Suzuki Shogun bernopol N 6694 TCN, kontra motor Honda GL Pro nopol W 3114 VL. Selain korban tewas, kecelakaan juga menyebabkan satu orang luka-luka.

Kecelakaan berawal dari motor Suzuki Shogun berjalan dari arah timur ke barat atau melawan arus. Motor ini dikendarai Kapriadi, 59, warga Dusun Panderejo, Desa Legok, Kecamatan Gempol.

Sesampainya di TKP, Kapriadi melawan arus. Akibatnya, dia tertabrak motor Honda GL Pro yang berjalan dari arah barat ke timur atau berlawanan. Adapun pemotor GL Pro ialah Firman Candra Hardianto, 20, asal Desa Kedungringin, Kecamatan Beji.  Saat tabrakan terjadi, seketika motor beserta para pengendaranya sama-sama jatuh ke badan jalan.     “Pengendara motor Shogunnya kurang berhati-hati, melawan arus sehingga tertabrak motor GL Pro yang melaju dari arah berlawanan,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Pujianto.

Photo
Photo
DIAMANKAN: Motor korban yang terlibat kecelakaan diamankan di Poslantas Gempol. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Akibat kejadian tersebut, pemotor Honda GL Pronya luka lecet di jari telunjuk tangan kiri, dan lecet pada punggung kaki kanan dan kaki kiri. Sedangkan Kapriadi, pemotor Suzuki Shogun tersebut mengalami luka lebam pada kepala bagian belakang.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi di tengah perjalanan, pemotor motor Shogun meninggal. Jenazahnya divisum ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol. Untuk pemotor GL Pro hanya luka ringan saja,” bebernya.

Usai kecelakaan, kedua kendaraan yang terlibat laka maut ini, dievakuasi ke Poslantas Polsek Gempol. Baik Suzuki Shogun maupun Honda GL Pronya sama-sama mengalami kerugian materiil atau kerusakan. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto
#kecelakaan gempol #pemotor tewas usai lawan arus #kecelakaan legok