Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi pukul 19.00. Kecelakaan melibatkan motor Suzuki Shogun bernopol N 6694 TCN, kontra motor Honda GL Pro nopol W 3114 VL. Selain korban tewas, kecelakaan juga menyebabkan satu orang luka-luka.
Kecelakaan berawal dari motor Suzuki Shogun berjalan dari arah timur ke barat atau melawan arus. Motor ini dikendarai Kapriadi, 59, warga Dusun Panderejo, Desa Legok, Kecamatan Gempol.
Sesampainya di TKP, Kapriadi melawan arus. Akibatnya, dia tertabrak motor Honda GL Pro yang berjalan dari arah barat ke timur atau berlawanan. Adapun pemotor GL Pro ialah Firman Candra Hardianto, 20, asal Desa Kedungringin, Kecamatan Beji. Saat tabrakan terjadi, seketika motor beserta para pengendaranya sama-sama jatuh ke badan jalan. “Pengendara motor Shogunnya kurang berhati-hati, melawan arus sehingga tertabrak motor GL Pro yang melaju dari arah berlawanan,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Pujianto.
Akibat kejadian tersebut, pemotor Honda GL Pronya luka lecet di jari telunjuk tangan kiri, dan lecet pada punggung kaki kanan dan kaki kiri. Sedangkan Kapriadi, pemotor Suzuki Shogun tersebut mengalami luka lebam pada kepala bagian belakang.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi di tengah perjalanan, pemotor motor Shogun meninggal. Jenazahnya divisum ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol. Untuk pemotor GL Pro hanya luka ringan saja,” bebernya.
Usai kecelakaan, kedua kendaraan yang terlibat laka maut ini, dievakuasi ke Poslantas Polsek Gempol. Baik Suzuki Shogun maupun Honda GL Pronya sama-sama mengalami kerugian materiil atau kerusakan. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto