Namun, jalan yang menghubungkan Desa Lecari dengan Desa Mojotengah dan Suwayuwo, ini belum rampung. Proyek jalan sepanjang 850 meter yang digarap sejak awal September lalu, tinggal proses finishing.
“Saat ini proyek fisik peningkatan jalan ini masih berlangsung. Bisa dikatakan progresnya sudah dapat 85 persen. Dikebut sejak awal September lalu, di lapangan tinggal pengaspalan hotmix satu lapis saja,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka, Kamis (19/11).
Pejabat eselon II asal Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, ini menyebutkan tak hanya peningkatan jalan di ruas jalan Lawatan-Babatan, tetapi ada item lain berupa pembangunan plengsengan di tepi jalan. Serta, rigid bahu jalan. Proyek senilai Rp 762.394.600 ini digarap oleh CV Wastraco.
“Diusulkan tahun lalu dan realisasinya tahun ini. Sebagian besar item pekerjaannya sudah selesai. Tinggal aspal hotmix satu lapis saja. Ditargetkan, akhir bulan ini tuntas 100 persen,” ujarnya.
Adanya peningkatan jalan ini disambut positif warga sekitar. Salah satunya Khoiron, warga Dusun Lawatan, Desa Lecari. “Dulu kalau lewat jalan sini naik motor bawa barang sering jatuh. Sekarang sudah aman, karena jalannya sudah diperbaiki,” ujarnya. (zal/rud/fun) Editor : Jawanto Arifin