Informasinya, kecelakaan itu berawal dari tronton bernopol W 9599 UN mogok di lajur kanan atau jalur cepat. Truk itu dikemudikan M. Nurul Hidayat, 51, warga Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan.
Mendadak, truk itu tertabrak truk tangki bernopol AD 1968 EF yang dikemudikan Lastari, 45, warga Kecamatan/Kabupaten Rembang. “Trontonnya mogok di jalur cepat mulai Rabu malam (16/9), karena mesinnya trouble. Kamis dini hari tertabrak truk tangki gandeng dari belakang yang berjalan searah,” ujar Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Johanes.
Akibatnya, sopir truk tangki itu mengalami luka ringan. Tangan kanannya robek, begitu juga dengan dahinya. Dini hari itu juga korban dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol, untuk mendapatkan perawatan medis.
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu langsung diamankan ke Poslantas Polsek Gempol. Keduanya sama-sama rusak. Trontonnya rusak pada bemper dan bodi belakang. Sedangkan, kaca truk tangkinya pecah dan bempernya penyok.
“Satu orang luka-luka dalam kejadian ini. Sopir trontonnya di pihak kurang menguntungkan. Selain mogok di lajur cepat, penanda bahaya di belakang kendaraannya juga minim, sehingga tertabrak dari belakang oleh truk tangki,” ujarnya. (zal/rud/fun) Editor : Fandi Armanto