Kecelakaan itu mengakibatkan seorang penumpang diketahui bernama Saiful Hadi, 35 asal Desa Watuagung, Prigen meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, sang sopir bernama Ida Bagus Puja, 64 asal Kelurahan/ Kecamatan Purwosari alami luka berat.
Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, kecelakaan itu bermula saat pikap bernopol N 9724 TH muat tabung elpiji kosong itu melintas dari arah barat ke timur. Pikap dikemudikan Ida Bagus, Saiful Hadi dan satu penumpang lain.
Saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, bersamaan dengan itu juga melintas KA Tawang Alun no lokomotif CC2019202, jurusan Banyuwangi – Malang dari arah selatan ke utara.
Tabrakan pun tak bisa dihindari. “Pikap langsung memutar dan menabrak besi pengaman di samping perlintasan rel. Kejadiannya cepat, terdengar suara benturan cukup keras,” jelas Kades Wonokerto, Abdul Kholiq.
Mengetahui terjadi kecelakaan, warga sekitar langsung berlarian keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian. Saat itu juga, warga gotong royong membantu evakuasi para korbannya. Sekaligus mengumpulkan tabung elpiji yang berhamburan keluar dari bak muatan pikap.
“Sopirnya luka kritis, dilarikan ke RSUD Bangil. Saiful penumpang pikap yang duduk ditengah tewas di lokasi kejadian. Sedangkan satu penumpang lainnya duduk sebelah pintu selamat, berhasil melompat keluar saat laka maut ini terjadi,” jelas Kholiq.
Tak lama berselang, pasca kejadian berlangsung. Petugas Poslantas dan Polsek Sukorejo tiba disusul unit laka Satlantas Polres Pasuruan. “Sopir pikapnya kurang hati-hati saat melintas diatas rel KA tanpa palang pintu. Mestinya, tengok kanan dan kiri lebih dulu, posisinya dipihak tak menguntungkan,” kata Kaposlantas Sukorejo Aiptu Hardiono. (zal/mie) Editor : Muhammad Fahmi