Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Disenggol Bus Restu, Pemotor asal Surabaya Tewas di Ngerong Gempol

Muhammad Fahmi • Sabtu, 24 November 2018 | 02:43 WIB
Photo
Photo
GEMPOL–Rencana Nanang Kosim, 41 bersilaturahmi ke rumah saudaranya di Malang, Kamis malam (22/11) berujung tragedi. Warga asal Jambangan, Kota Surabaya itu meregang nyawa di jalan usai mengalami kecelakaan maut di jalur Surabaya-Malang, masuk Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 21.15. Malam itu, Nanang Kosim mengendarai motor Honda Beat bernopol L 2378 HB dari arah utara ke selatan.

Saat sampai di lokasi kejadian, motornya tersenggol bodi bus P.O. Restu bernopol N 7757 UG yang melaju jalur searah. Bus itu dikemudikan Gatot Suprianto, 50, asal Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari. “Busnya awalnya terus melaju. Bus berhasil dihentikan di Purwosari,” terang Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Agus Purwanto.

Akibatnya pun fatal, korban yang terjatuh mengalami sejumlah luka. Korban alami luka lecet pada tangan dan kaki kanan, juga alami luka di pinggulnya.

Korban sempat dibawa ke IGD RS. Asih Abiyakta di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Namun, lantaran lukanya terlalu parah, korban pun akhirnya tak tertolong.

“Korban saat di TKP masih hidup, kondisinya tampak kritis. Akhirnya diketahui meninggal dalam perawatan medis di rumah sakit,” kata Agus.

Malam itu juga sopir bus beserta kendaraanya diamankan di Poslantas Polsek Gempol. “Dari olah TKP, sopir busnya kurang hati-hati saat menyalip motor korban. Posisinya dalam kejadian laka lantas ini tak menguntungkan,” jelasnya. (zal/mie)

  Editor : Muhammad Fahmi
#satlantas pasuruan #Honda beat #bus restu #jalur surabaya-malang #bus surabaya-malang #jalan raya gempol #kecelakaan maut #pemotor tewas