Dalam setiap pelaksanaannya, selalu ramai dikunjungi warga. Ajang ini juga menjadi ladang bagi sekitar 500 pedagang kali lima (PKL) untuk mengais rezeki. Mulai PKL makanan dan minuman, produk UKM, pakaian, dan sejumlah PKL lainnya.
“CFD Pandaan selalu ramai dikunjungi warga. Tak hanya sekadar jalan santai dan berolahraga, tapi juga ada kegiatan perekonomian. Kegiatan ini harus dipertahankan keberadaannya,” ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam acara CFD (18/11).
Menurutnya, kegiatan ini tak cukup hanya dipertahankan sebagai sebuah kegiatan positif untuk masyarakat. Namun, juga perlu ditata lagi, seperti lapak para PKL agar lebih maksimal.
Bila perlu, setiap tahunnya juga ada anggaran operasional dari APBD. Anggaran ini bisa dialokasikan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan selaku penanggung jawab di lapangan. Sebab, sejauh ini anggarannya hanya sekitar Rp 75 juta.
“Dari penilaian kami secara umum sudah baik, namun perlu sedikit sentuhan penataan agar lebih tertib dan tak semrawut. Ini semua ditujukan agar CFD Pandaan makin maksimal karena sudah menjadi ikon di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya. (zal/rud) Editor : Jawanto Arifin