Sejatinya peningkatan jalan Apollo-Kepulungan diagendakan terealisasi pada tahun ini. Namun hingga sekarang, memasuki pekan pertama Oktober, pekerjaan fisik kontruksinya masih belum realisasi. Padahal tahun 2018 hanya tinggal menyisakan waktu 3 bulan.
“Kapan kepastiannya, ataukah jadi dan tidaknya digarap pada tahun ini untuk peningkatan jalan nasional Apollo – Kepulungan, belum ada lampu hijau. Kami masih menunggu informasi dari pusat,” ucap Daniel, koordinator lapangan BPJN VIII Surabaya.
Pekerjaan proyek yang dianggarkan dari APBN ini nilainya sekitar Rp 5-7 miliar. Proses lelangnya ada di pusat, dan hingga sekarang belum juga tuntas. BPJN VIII juga tidak bisa berbuat banyak, dan hanya bisa menunggu informasi serta keputusan dari pusat.
Perbaikan jalan disana tak hanya sekedar perbaikan badan jalannya dengan hotmix semata. Tapi juga ada pembangunan box culvert di sejumlah spot.
“Akhir tahun tinggal menyisakan beberapa bulan. Pastinya untuk kalender kerja sangatlah mepet ini. Kuat kemungkinan ditunda dan dikerjakan pada tahun depan,” tuturnya.
Untuk finalisasi jadi atau urungnya pekerjaan peningkatan jalan ruas Apollo– Kepulungan, pihaknya tetap menunggu jawaban resmi dari pusat. “Apabila urung, kerusakan jalannya segera kami perbaiki dengan pemeliharaan sebatas penambalan saja,” tegasnya. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin