Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polisi Kesulitan Ungkap Pencurian Pikap di Karangjati Karena Saksi Minim

Jawanto Arifin • Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:00 WIB
Photo
Photo
PANDAAN - Hingga kini, petugas Polsek Pandaan masih mendapat sedikit petunjuk dan saksi dalam kasus pencurian pikap, Kamis (16/8). Kondisi ini membuat petugas belum bisa mengungkap pelaku pencurian di jalan nasional Malang-Surabaya itu.

Kapolsek Pandaan Kompol Akhmad mengatakan, penyidik unit reskrim sudah melakukan sejumlah langkah untuk mengungkap pencurian itu. Mulai memeriksa saksi korban, juga beberapa saksi lain. Tak hanya itu, petugas juga menggali petunjuk berupa bukti lainnya. Seperti rekaman CCTV.

“Penyelidikan terus kami lakukan sampai saat ini. Sejauh ini memang belum membuahkan hasil. Karena itu, pelakunya belum terungkap,” cetus Kompol Akhmad.

Penyelidikan sendiri, menurut Kompol Akhmad, masih minim saksi. Bahkan, petunjuk lainnya juga minim. Contohnya, saksi korban dan saksi lainnya yang diperiksa, tidak mengetahui secara langsung pencurian itu. Para saksi hanya mengetahui situasi dan keadaan di TKP pada saat sebelum dan setelah kejadian.

“Kendalanya seperti itu, minim saksi dan petunjuk. Jadi, tidak mudah mengungkap pelakunya,” lanjutnya.

Agar kasus serupa tak terjadi lagi, Kompol Akhmad pun mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati serta waspada saat memarkir kendaraannya. Baik itu motor, maupun mobil.

Dalam kejadian ini, pikap milik Machrus, 38, warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, itu diparkir di tepi jalan nasional jurusan Malang – Surabaya. Masuk Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Pikap Mitsubishi L 300 nopol S 9844 PB itu, diparkir sekitar pukul 03.00. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin
#mobil pikap dicuri #curanmor