Sayang, sejauh ini pasar lama Pandaan, kurang tersentuh. Bahkan, sudah lama tak mendapat alokasi dana untuk perbaikan. Padahal, banyak sarana dan prasarana di dalamnya, yang rusak dan pasar ini butuh direvitalisasi.
Pasar ini di dalamnya terdapat 52 los. Selain itu, ada juga sekitar 50 lapak semi permanen, yang rata-rata dihuni para PKL. Mereka umumnya berjualan dari sore hingga malam hari.
Tentu saja, kondisi yang kurang mendapat sentuhan tersebut dikeluhkan pedagang setempat. Mereka berharap ada perbaikan sarpras. Bisa berupa akses berupa paving.
“Potensi ekonominya besar lho. Dari dulu hingga sekarang masih tetap, belum ada perubahan sama sekali. Minimal perbaikan jalan atau sebagainya,” ungkap Sony, salah seorang PKL menempati eks Pasar Lama Pandaan.
Ia dan para PKL serta pedagang lainnya mengharapkan, ke depannya bisa lebih ramai dan maksimal. Ini, jika secara perbaikan sarprasnya ada dan direalisasikan.
Terpisah, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto hanya berkomentar sedikit saja. “Dananya masih terbatas, kami prioritaskan pasar daerah dulu. Itu pun bergantian dan bertahap di tiap tahunnya. Untuk eks pasar lama, perbaikan sarpra-nya diupayakan ada tahun depan,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin