Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pamit Cari Ikan di Sungai Kunir, Warga Pandaan Pasuruan Ditemukan Meninggal

Muhamad Busthomi • Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:13 WIB

  

NAHAS: Petugas saat mengevakuasi jenazah Sayidi, Sabtu (28/2).
NAHAS: Petugas saat mengevakuasi jenazah Sayidi, Sabtu (28/2).

PANDAAN, Radar Bromo—Aktivitas mencari ikan di aliran Sungai Kunir berujung duka bagi keluarga Sayidi, 58, warga Dusun Sebani, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Sayidi ditemukan meninggal dunia di sungai yang sama tempat ia terakhir berpamitan mencari ikan, Sabtu pagi (28/2).

Korban diketahui berangkat dari rumah pada Jumat (27/2) sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari ikan menggunakan alat tradisional di sekitar aliran sungai desa setempat.

Namun hingga sore hari, ia tak kunjung pulang. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan petugas.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Pasuruan, Basarnas, TNI–Polri, relawan, dan warga langsung melakukan penyisiran sejak Jumat sore.

Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Kunir, baik ke arah hilir maupun hulu dari titik awal korban beraktivitas.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Sabtu sekitar pukul 08.55 WIB.

Sayidi ditemukan di aliran sungai tidak jauh dari lokasi awalnya mencari ikan. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan korban diduga terpeleset saat beraktivitas di sungai yang memiliki dasar licin dan arus cukup deras.

“Korban ditemukan di aliran Sungai Kunir tidak jauh dari titik awal mencari ikan. Dugaan sementara korban terpeleset atau terseret arus saat beraktivitas di sungai,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka di Dusun Sebani untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

Sugeng mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi air meningkat dan bebatuan licin.

“Kami mengingatkan warga agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat mencari ikan atau beraktivitas di sungai untuk mencegah kejadian serupa,” jelasnya. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#Sebani #pasuruan #Pandaan #cari ikan #meninggal