PANDAAN, Radar Bromo - Koleksi benda di Museum Cunggrang di kawasan Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, kian bertambah. Menyusul masuknya dua artefak yang berasal dari Candi Kebo Ireng.
Kabid Kebudayaan Dispendikbud Kabupaten Pasuruan, Ika Ratnawati mengungkapkan, dua benda yang dimaksud, berupa Kepala Kala dan Makara.
Keduanya merupakan benda yang materialnya dari batu adesit. Benda tersebut diperoleh dari Balai Pelestarian Budaya (BPK) Wilayah XI Jatim.
“Dua benda tersebut, dari Candi Kebo Ireng yang ada di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. Kami pinjam pakai dari BPK Wilayah XI Jatim,” terangnya.
Dengan masuknya benda tersebut, jumlah koleksi barang yang berada di Museum Cunggrang, bertambah.
Total, ada sekitar 480 benda. Terdiri dari artefak, replika, keris, umpak, lingga dan yoni, foto-foto dan benda-benda bersejarah yang lain.
Tak hanya itu, Ika menambahkan, di Museum Cunggrang juga ada diorama baru tentang sejarah Pasuruan. Total ada enam buah adegen.
Meliputi Prasasti Cunggrang, Surapati dan Kapiten Tack, Kapiten Cina, Pelantikan Bupati Pasuruan, Pabrik Gula Kedawung dan Pasar 1930.
“Lokasi diorama ada di lantai atas atau lantai dua Museum Cunggrang. Diorama ini pengadaan tahun 2024 yang mulai didisplay di tahun ini,” tuturnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin