Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sambut Ramadan dengan Hati Bersih

Jawanto Arifin • Kamis, 14 Maret 2024 | 23:25 WIB
Photo
Photo

PUJI syukur kita panjatkan ke hadirat Allah subhanahu wa ta'ala, yang telah memberikan kesempatan untuk bertemu lagi dengan bulan yang penuh berkah. Bulan yang dinantikan oleh setiap umat Islam, yaitu bulan suci Ramadan.

Dahulu Rasulullah SAW memberi kabar gembira kepada para sahabat dengan datangnya Ramadan. Sebagaimana hal ini diriwayatkan sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata; Rasulullah SAW memberi kabar gembira kepada para sahabatnya saat datang bulan Ramadan dengan bersabda;

“Telah datang kepadamu Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan atas kalian puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan,” (H.R. Ahmad dan an-Nasa`i. Dishahihkan Syaikh Albani).

Ramadan bukan sekadar bulan berpuasa semata. Tetapi, lebih dari itu. Ramadan merupakan bulan untuk merefleksikan diri, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dalam setiap detik dan langkah kita, mari kita tumbuhkan kesadaran akan kehadiran-Nya.

Di dalam Alquran, Allah berfirman; "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa." (Q.S. Al-Baqarah: 183).

Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, melainkan juga dari perbuatan dosa, perkataan yang buruk, dan perilaku yang tidak bermanfaat.

Kita harus berbahagia dengan kedatangan bulan Ramadan. Jangan sampai seperti sebagian orang yang merasa “biasa saja” atau bahkan merasa “berat” dengan datangnya Ramadan. Mereka merasa berat karena diperintahkan untuk berpuasa sebulan penuh dan dalam mengamalkan ibadah yang lainnya.

Orang yang berakal dan beriman tidak melihat sesuatu hanya berdasarkan dahirnya. Tetapi, juga melihat manfaat dan hikmah di dalamnya. Mereka bahagia menjalani puasa karena mengetahui di dalamnya terdapat berbagai manfaat, baik untuk jasmani maupun rohani.

Orang yang beriman merasa bahagia dan senang dalam menjalani puasa. Sebagaimana hal ini juga disinggung dalam hadis Qudsi.

Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.” (HR Muslim).

Semoga Ramadan kali ini membawa berkah, kesehatan, dan kebahagiaan bagi kita. Mari kita menjalani bulan ini dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala menerima amal ibadah dan menjadikan kita hamba yang lebih taat dan bertakwa.

Akhir kata, marilah kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, tekad yang kuat, dan semangat yang penuh keimanan. Selamat menyambut Ramadan, bulan penuh berkah. Semoga kita menjadi hamba yang lebih baik di bulan yang mulia ini. Aamiin. (*)

Editor : Jawanto Arifin
#ramadan #ismail marzuki hasan #bulan ramadan