Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Incar Fasilitas saat Nikahi Janda Punya Anak Sukses

Muhammad Fahmi • Kamis, 12 Januari 2023 | 03:36 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
SUKOREJO - Dapat bonus plus-plus.Begitulah gambaran Tole (nama samaran), 48, warga Sukorejo, Kabupaten Pauruan, saat menikahi Minthul (juga nama samaran), 55, janda 3 anak yang cukup sukses. Ia beranggapan, selain mendapatkan istri baru, ia juga mendapat aneka “fasilitas” dari anak tirinya yang sukses-sukses.

Tole tak sungkan untuk memanfaatkan sejumlah harta anak tirinya. Perilaku Tole itu pun dinilai oleh Minthul dan anak-anaknya overlaping.Tak tahan dengan perilaku Tole, Minthul pun akhirnya memilih menceraikannya ke Pengadilan Agama (PA) Bangil.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Minthul mengaku, dirinya sudah lama menjanda setelah cerai dengan suami pertamanya dulu. Ia pun menyambung hidup dengan membuka warung makan kecil-kecilan. Dari usahanya itu, ia sukses menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.

“Sekarang memang semua sudah kerja dan mandiri. Bahkan, yang paling besar sekarang sudah tergolong sukses,” ungkapnya.

Nah, sekitar 2 tahun lalu, dirinya mulai dekat dengan Tole. Waktu itu, Minthul memang belum ada pikiran ingin mencari pasangan lagi. Selain sudah tua, Minthul memang sudah terlalu lama sendiri. “Tapi kalau dipikir-pikir, waktu anak saya sudah mandiri semua, saya memang sering kesepian di rumah. Jadi, ya usaha warung itu satu-satunya hiburan buat saya,” ungkapnya.

Dasar Tole yang juga berstatus duda, ia melihat celah kesendirian Minthul. Ia pun memakai jurus tresno jalaran soko nggelibet (suka karena sering berkumpul). Berawal dari aktivitasnya yang hampir tiap hari ngapeli Minthul di warungnya, Minthul pun lama kelamaan luluh juga.

Gak tahu ya kenapa? Pokoknya, waktu itu saya seperti kayak kena sihir. Kok bisa saya kesengsem sama dia (Tole),” aku Minthul.



Nah, setelah menikah, Tole ikut tinggal di rumah Minthul. Sebagai petani, Tole hidupnya serba sederhana. Ia selama ini tak terbebani oleh anak lantaran anaknya ikut mantan istrinya.Tole sendiri tergolong lelaki yang mudah akrab dengan siapa pun. Dalam waktu singkat, ia pun diterima oleh anak-anak Minthul. Merasa mendapat angin, Tole mulai menunjukkan jati dirinya.

Ia tak segan meminjam duit dan barang ke anak-anak Minthul yang sukses. “Awalnya dia bawa motor anak saya, tapi kok jadi gak pernah dikembalikan. Anak saya kadang tanya juga. Lalu, saya bilang aja minta ke Bapaknya (Tole),” ungkapnya.

Rupanya, aksi pinjam-meminjam barang berharga itu tak hanya sekali terjadi. Tole ternyata sering meminjam uang ke anak yang lain dengan dalih kebutuhan Minthul. Padahal, Minthul sama sekali tidak tahu menahu masalah itu.Saat Tole main ke rumah anaknya, sejumlah barang berharga anaknya pun kerap raib. Dari situ, tudingan miring kepada Tole pun mulai disematkan.

Minthul awalnya ogah percaya tuduhan tersebut. Namun, setelah ia didudukkan dengan anak-anaknya, matanya baru terbuka. “Saya baru menyadari, ternyata sifat suami saya kok kayak gitu,” keluhnya. Dari situ, pertengkaran pun tak bisa dihindari. Minthul sering menanyakan alasan Tole meminjam duit ke anak-anaknya yang sudah sukses.

Tole pun ogah berterus terang. Rumah tangga keduanya pun kian tak harmonis. Puncaknya, Minthul mengusir Tole dari rumah. “Dan, saya pilih cerai saja, rupanya punya suami malah tambah masalah saja,” gerutu Minthul. (eka/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#ono-ono ae #masalah rumah tangga