Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Susahnya Punya Suami Medit, Baju Lebaran Saja Tak Dibelikan

Jawanto Arifin • Minggu, 19 Agustus 2018 | 16:30 WIB
Photo
Photo
PUNYA suami pelit bin pait memang tidak enak. Hal inilah yang membuat pernikahan Tole dan Minthul (nama samaran), warga Gempol, Pasuruan harus berakhir di Pengadilan Agama Bangil.

Minthul sangat kesal dengan sifat suaminya yang sangat perhitungan. Jangankan untuk membeli perhiasan. Untuk sekedar membelikan baju baru, juga tidak mau.

Minthul, 27, bukannya membesar-besarkan masalah karena tidak dibelikan baju baru saat Lebaran lalu. Namun menurutnya, suaminya, Tole, 30 sudah keterlaluan pelitnya bahkan kepada istrinya sendiri.

“Selama menikah saya aja gak pernah dikasih uang belanja. Semua duit dipegang Tole. Baru kalau ada apa-apa saya minta, itupun gak pernah dikasih,” jelasnya.

Pernikahan mereka sendiri memang baru berjalan 2 tahun. Tapi menurut Minthul, pernikahan sudah seperti neraka baginya. Ini lantaran setelah ikut Tole dan tinggal di rumah mertua. Minthul harus hidup serba terbatas dan tidak pernah bahagia secara materi.

Padahal sebelum menikah dulu, mereka memang sempat pacaran setahun. Selama pacaran, Tole ternyata hanya menunjukkan sisi baiknya saja.

Dulu Minthul masih sering diajak jalan dan ditraktir makan di luar. “Tapi setelah menikah, jangankan ngasih duit belanja, beliin jajan bakso aja dia pelit,” keluhnya.

Setelah sah menikah, Minthul memang memilih berhenti dari pekerjaannya di bidang konveksi. Sehingga Minthul hanya di rumah dan menjadi ibu rumah tangga. Namun karena ikut mertua, kebutuhan sehari-hari seperti makan langsung dari ibu mertua.

“Jadi gaji Tole dari pabrik dikasihkan ke ibunya. Nah, ibunya yang beli bahan makanan. Sedangkan saya yang masak. Selain itu gak pernah Tole kasih saya duit,” ujarnya.

Pernah bekerja dan akhirnya tak pernah pegang duit sama sekali memang membuat Minthul tak enak. Akibatnya, jika butuh keperluan pribadi seperti bedak atau kosmetik, Minthul malah disuruh ambil sisa ibu mertuanya. Dalam hati memang ngenes.

Awalnya, Minthul rela saja dan mencoba bersikap ikhlas. Tapi sayangnya sikap Tole makin parah. Jangankan membelikan bedak, membelikan pulsa atau jajanan buat istri tidak mau.

“Padahal uangnya sering buat jajan di luar. Ini lantaran sering pulang kerja dia bilang sudah makan. Gitu saya minta beliin jajan bakso saja, katanya gak usah. Dibilang pemborosan,” jelasnya.

Kondisi itu sejatinya sudah sering dikeluhkan ke Tole. Namun Tole mengaku uangnya sudah banyak habis untuk kebutuhan rumah. Minthul akhirnya gerah karena tak sedikitpun mau berkorban untuk istrinya sendiri.

Terakhir pada Ramadan lalu, Tole bahkan gak mau membelikan baju baru. Alasannya baju Minthul sudah banyak dan kebutuhan lebaran juga sudah menguras kantong. “Akhirnya ya gak kuat, selama menikah hidup saya cuma disuruh-suruh saja di rumah. Gak pernah diperhatikan atau dimanja. Sampai belikan baju saja gak mau. Setelah lebaran saya gak mau balik lagi dan mending cerai saja,” pungkasnya. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin
#problem rumah tangga #ono-ono ae #polemik rumah tangga