179 Siswa di Lombok Tengah Dilarikan ke UGD Usai Santap Kebab dan Salad Buah MBG

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 15:59 WIB
Sebagian murid SDN Beber mendapat perawatan dari petugas kesehatan Puskesmas Pringgarata, Jumat (11/9). (Dewi/Lombok Post)
Sebagian murid SDN Beber mendapat perawatan dari petugas kesehatan Puskesmas Pringgarata, Jumat (11/9). (Dewi/Lombok Post)

Radar Bromo - Sebanyak 179 siswa sekolah dasar di Lombok Tengah terpaksa dilarikan ke UGD Puskesmas Pringgarata usai diduga mengalami keracunan seusai mengonsumsi paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (11/9) sekira pukul 14.00 WITA.

Gelombang kedatangan pasien yang terjadi secara mendadak tersebut sempat membuat fasilitas kesehatan setempat kewalahan menampung seluruh korban.

Para siswa dilaporkan mulai merasakan gejala sakit tak lama setelah menyantap paket hidangan MBG yang terdiri atas racikan kebab, olahan daging ayam, serta salad buah.

Melansir pemberitaan Lombok Post (JawaPos Group), Dokter Penanggung Jawab Puskesmas Pringgarata, dr. Dessy Jumianita, mengonfirmasi bahwa ratusan murid tersebut langsung dievakuasi ke beberapa sentra layanan kesehatan demi memperoleh pertolongan medis darurat.

"Untuk korban murid yang dibawa kesini sebanyak 179 orang, selebihnya dievakuasi ke empat lokasi, ada ke Puskesmas Bagu," ujar dr. Dessy Jumianita, Jumat (11/9).

Penanganan Meluap hingga ke Kantor Camat

Imbas kapasitas ruang UGD Puskesmas Pringgarata yang tak mencukupi, sebagian siswa terpaksa harus menerima perawatan darurat di luar area medis formal, salah satunya dengan memanfaatkan kompleks Kantor Kecamatan Pringgarata.

Camat Pringgarata, Lalu Winata Kusuma, membeberkan opsi penanganan darurat yang diambil demi menampung deretan murid yang belum kebagian tempat di puskesmas.

"Karena penuh di Puskesmas sebagian dibawa kemari, setelah tiga jam observasi mereka kita pulangkan," singkatnya.

Polisi Investigasi Dapur Penyedia Makanan

Merespons peristiwa keracunan masal ini, jajaran kepolisian dari Polresta Lombok Tengah bergegas menyambangi lokasi guna memantau perkembangan kondisi para korban sekaligus memulai tahapan investigasi.

Kapolresta Lombok Tengah, Kombes Pol Hariyanto, menegaskan bahwa jajarannya telah menerjunkan tim khusus untuk menginspeksi dapur pengolahan sajian MBG yang dikonsumsi oleh para siswa.

"Dari data sementara ada tiga sekolah, SDN Beber, Repok Puyung dan Serambi Daya di Batukliang," kata Kombes Pol Hariyanto.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan pengujian mendalam terhadap sampel makanan untuk menguak pemicu pasti dari musibah tersebut.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Tag keracunan MBG Lombok Tengah Puskesmas Pringgarata Polresta Lombok Tengah Makan Bergizi Gratis