LUMAJANG, Radar Bromo-Jalur pendakian Gunung Semeru kembali ditutup total mulai Rabu (26/8) petang hingga batas waktu belum ditentukan. Hal itu dipicu kebakaran hutan yang kembali melanda kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).
Pengumuman penutupan jalur pendakian Gunung Semeru itu disampaikan di akun resmi media sosial BB TNBTS.
Dalam pengumuman itu disampaikan kebakaran hutan yang melanda kawasan Blok Ranu Kembang.
Ada lima poin penting yang jadi rentetan kebakaran hutan di kawasan Blok Ranu Kembang.
Pertama, jalur pendakian Gunung Semeru ditutup secara total, terhitung pengumuman itu dibuat hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kedua, penutupan itu dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian, pemadaman kebakaran.
Serta evakuasi pengunjung yang masih berada dalam kawasan dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung.
Baca Juga: Suhu 3 Derajat Celcius, Wisatawan Bromo asal Paiton Alami Hipotermia, Pingsan di Lautan Pasir
Ketiga, bagi pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket masuk melalui system booking online, dapat mengajukan refund. Atau penjadwalan ulang (reschedule) setelah pendakian kembali dibuka.
Keempat, akses transportasi Malang-Lumajang melalui wilayah Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Senduro tetap dapat dilalui.
Kunjungan ke wisata Ranu Regulo juga masih dibuka sesuai ketentuan yang berlaku.
Terakhir, meminta masyarakat dan pelaku jasa wisata diimbau untuk menjaga kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari ancaman kebakaran. (mie)
Editor : Muhammad Fahmi