Radar Pasuruan - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah telah menyerahkan undangan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI kepada sejumlah tokoh, termasuk para mantan presiden dan wakil presiden. Namun, konfirmasi kehadiran para tokoh tersebut masih berlangsung.
Prasetyo mengatakan sebagian undangan bahkan baru diterima oleh pihak keluarga para mantan presiden maupun wakil presiden pada Rabu (12/8).
"Belum semuanya lengkap konfirmasinya karena ada juga yang baru saja tadi kontak kami, baru hari ini diterima oleh pihak keluarga, baik presiden terdahulu maupun wakil presiden terdahulu," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8).
Di tengah proses konfirmasi tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan besar tidak dapat menghadiri upacara Detik-Detik Proklamasi.
Prasetyo mengatakan pihaknya memperoleh informasi bahwa SBY sedang berada di luar negeri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Baca Juga: 336 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT RI di Istana, Kapasitas Cuma 5.500
"Tetapi yang dapat kami informasikan, salah satunya Presiden SBY kebetulan sedang menjalani medical check up, sebenarnya pemeriksaan rutin saja. Sehingga kemungkinan besar beliau tidak dapat menghadiri upacara detik-detik proklamasi," ujarnya.
Sementara itu, pemerintah belum mendapatkan kepastian mengenai kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Prasetyo menyatakan pemerintah akan menyampaikan informasi terbaru setelah memperoleh konfirmasi dari kedua mantan presiden tersebut.
"Nanti kami update kalau sudah ada (konfirmasi)," pungkasnya.
Baca Juga: Israel Tolak Rencana Damai 15 Poin, Warga Gaza Mulai Pesimistis Perang Segera Berakhir
Editor : Moch Vikry Romadhoni