46.160 Lulusan Kuliah Lolos Magang Nasional 2026, Total Peserta Ditarget Tembus 150 Ribu

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:56 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) meresmikan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) meresmikan 'kick off' program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Radar Pasuruan - Program Magang Nasional 2026 Angkatan II Batch 1 resmi dimulai. Sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi ditetapkan sebagai peserta dari total target 150 ribu peserta yang akan mengikuti program tersebut sepanjang 2026.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan kick-off Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 1 di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa.

“Alhamdulillah pada hari ini, kami melaksanakan kick-off Pemagangan Nasional Angkatan II batch I,” ujar Yassierli dalam konferensi pers setelah peluncuran program.

Yassierli menjelaskan, Batch 1 merupakan bagian awal dari target 150 ribu peserta Magang Nasional 2026. Pada tahap ini, pemerintah menyiapkan kuota awal sebanyak 50 ribu peserta.

Selain mendapatkan pengalaman kerja, peserta juga akan memperoleh pembekalan kemampuan nonteknis atau soft skill secara daring.

“Nanti juga akan ada program-program pembekalan soft skill secara online untuk mereka,” ujar Yassierli.

Yassierli mengatakan Program Magang Nasional tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengalaman kepada lulusan perguruan tinggi. Program tersebut juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi yang dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Kemnaker Buka 80 Ribu Kuota Magang Nasional Batch 2, Gajinya Setara UMK

Menurutnya, program magang dapat membantu perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga kerja sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan program.

“Jadi, ini membantu industri, membantu adik-adik kita meningkatkan daya beli secara nasional, ya,” kata Yassierli.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 150 ribu peserta mengikuti Magang Nasional Angkatan II.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap. Setelah 50 ribu peserta tahap pertama, kuota berikutnya akan dibuka pada September dan bulan-bulan selanjutnya.

"Saat ini dimulai adalah 50 ribu pertama dari 150 ribu. Nanti yang 50 ribu kedua dan ketiga akan dibuka oleh Kemnaker pada bulan depan (September) dan bulan-bulan berikutnya," ujar dia.

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Pada tahap pendaftaran Batch 1, tercatat 732.483 orang mendaftar.

Para pendaftar kemudian melewati sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan persyaratan, pengajuan lamaran, hingga proses seleksi.

Dari ratusan ribu pendaftar tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan akhirnya menetapkan 46.160 orang sebagai peserta Magang Nasional Angkatan II Batch 1 Tahun 2026.

“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan Kedua Batch 1 tahun 2026,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah.

Dengan dimulainya Batch 1, pemerintah selanjutnya akan membuka tahap berikutnya hingga target 150 ribu peserta Magang Nasional 2026 terpenuhi. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan peluang terserap di dunia industri.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite, Warga Desil 9-10 Bisa Tak Lagi Menikmati Subsidi

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Magang Nasional MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Lulusan Perguruan Tinggi dunia kerja