TNI AU Bidik Tol Jatim untuk Landasan Pesawat Tempur, Ruas Probolinggo-Banyuwangi Masuk Radar

Moch Vikry Romadhoni • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:18 WIB
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon TNI AU berhasil melakukan pendaratan di Jalan Tol pada Rabu (11/2). (TNI AU)
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon TNI AU berhasil melakukan pendaratan di Jalan Tol pada Rabu (11/2). (TNI AU)

Radar Pasuruan – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mulai menyiapkan sejumlah ruas jalan tol di Jawa Timur untuk difungsikan sebagai runway atau landas pacu alternatif pesawat tempur. Langkah tersebut dilakukan setelah sebelumnya TNI AU sukses menguji pemanfaatan jalan tol sebagai landasan pesawat tempur di Lampung.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi memimpin langsung rapat pembahasan kesiapan pemanfaatan jalan tol di Jawa Timur tersebut. Rapat digelar di Jakarta, Senin (10/8).

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), Selasa (11/8), pemanfaatan jalan tol sebagai runway alternatif merupakan bagian dari upaya mendukung operasi penerbangan Angkatan Udara.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, rapat tersebut membahas berbagai kebutuhan untuk memastikan rencana kegiatan dapat berjalan dengan baik.

"Rapat membahas berbagai aspek yang diperlukan guna mendukung kelancaran rencana kegiatan, termasuk koordinasi dan sinergi antarsatuan serta dengan pihak terkait," kata Nyoman.

Dalam rapat tersebut, TNI AU menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi seluruh unsur yang terlibat. Faktor keselamatan dan keamanan menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan persiapan.

Nyoman menjelaskan, rencana tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan sekaligus kesiapan operasional TNI AU. Pemanfaatan jalan tol sebagai runway alternatif juga berkaitan dengan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pertahanan negara, terutama ketika menghadapi situasi kontingensi.

Baca Juga: AS Perkuat Logistik Udara Israel dengan Puluhan Pesawat Pengisi Bahan Bakar

Untuk ruas tol yang akan digunakan, TNI AU masih melakukan peninjauan terhadap sejumlah lokasi di Jawa Timur. Salah satu ruas yang masuk dalam pertimbangan adalah Tol Probolinggo-Banyuwangi.

"Salah satu alternatif tol tersebut rencananya, namun msh ditinjau dari tim," kata dia.

Artinya, belum ada keputusan final mengenai ruas tol yang nantinya akan digunakan sebagai landasan alternatif pesawat tempur. Penentuan lokasi masih menunggu hasil peninjauan dan kajian dari tim terkait.

Pemanfaatan jalan tol sebagai runway alternatif sebelumnya telah diuji oleh TNI AU di Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Lampung, pada akhir tahun lalu.

Dalam uji coba tersebut, pesawat Super Tucano berhasil melakukan pendaratan dan penerbangan dari ruas jalan tol. Tidak hanya pesawat jenis tersebut, penerbang TNI AU juga berhasil mendaratkan F-16 Fighting Falcon di atas jalan tol.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto yang menyaksikan langsung uji coba tersebut menyebut keberhasilan itu sebagai tonggak penting bagi Angkatan Udara Indonesia.

"Ini merupakan suatu tonggak ataupun milestone yang cukup bagus. Artinya terkait dengan sistem pertahanan kita. Sistem pertahanan kita itu adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta. Artinya petahana itu bukan urusan TNI saja, tidak. Tapi, seluruh elemen masyarakat itu terlibat aktif di dalam pertahanan negara kita," kata kala itu.

Uji coba di Lampung melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pengelola jalan tol, hingga TNI AU. Dukungan masyarakat juga dinilai menjadi bagian penting dalam pelaksanaan konsep pertahanan tersebut.

Donny saat itu menyampaikan bahwa pemanfaatan jalan tol sebagai runway tidak hanya akan diterapkan di Lampung. Pemerintah disebut telah menyiapkan rencana agar sejumlah ruas tol di wilayah lain juga dapat memiliki fungsi serupa ketika dibutuhkan.

"Jadi, ini adalah milestone yang sangat baik dan kedepannya ini nanti kita akan lanjutkan. Tidak hanya di sini (Lampung), di beberapa tempat di Indonesia kita akan bangun jalan tol yang juga dapat difungsikan sebagai runway," ucap Donny.

Menurut Donny, pemerintah telah memiliki roadmap pembangunan jalan tol yang memenuhi persyaratan untuk dapat difungsikan sebagai runway. Dengan konsep tersebut, jalan tol tertentu diharapkan dapat digunakan sebagai landasan pesawat apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam mendukung kebutuhan pertahanan.

Baca Juga: Yaqut Jalani Sidang Perdana, Salawat Asyghil Mengiringi Langkah Eks Menag Menuju Mobil Tahanan

Editor : Moch Vikry Romadhoni
Probolinggo-Banyuwangi Pesawat Tempur jalan tol jawa timur tni au