Radar Pasuruan – Aldi Taher berencana menjual rumahnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan pindah ke Rawamangun, Jakarta Timur. Keputusan tersebut diambil agar dirinya bisa tinggal lebih dekat dengan orang tua yang berada di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sekaligus membantu proses pemulihan sang ibu setelah terkena stroke.
Aldi mengatakan rumah yang ingin ditempatinya di Rawamangun hanya berjarak sekitar 10 menit dari kediaman orang tuanya. Dengan jarak tersebut, ia berharap bisa lebih sering menemani dan merawat kedua orang tuanya.
"Saya mau jual rumah di Jagakarsa karena mau pindah ke Rawamangun, kan dekat dari Cempaka Putih. Karena rumah ibu kan daerah Jakarta Pusat. Saya pindah rumah agar lebih dekat dengan orang tua," ujar Aldi saat ditemui di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Keinginan Aldi untuk membeli rumah di Rawamangun masih terbentur persoalan biaya. Ia mengaku tabungan yang dimiliki belum mencukupi dan masih membutuhkan tambahan dana sekitar Rp 1 miliar.
"Masih kurang Rp 1 M. Alhamdulillah ada cabang kedua, nambahin uang buat nambah pindahan rumah," kata Aldi.
Untuk mempercepat rencana tersebut, Aldi berusaha menjual rumahnya di Jagakarsa. Ia bahkan secara terbuka menawarkan properti tersebut kepada sejumlah pengusaha yang dianggap memiliki kemampuan untuk membelinya.
Salah satu nama yang disebut Aldi adalah pengusaha Kalimantan Haji Isam. Ia juga menawarkan rumah tersebut kepada Putra Siregar dan Juragan 99.
"Bapak Haji Isam, Bapak Putra Siregar, Juragan 99, kalau mau bayarin hubungin Instagram adik saya Kurnia Nugraha Taher atau hubungin Ayam Goreng Basah. Hubungi siapa aja juga boleh yang penting rumah laku," ceplos Aldi Taher.
Baca Juga: Rumah Febrie Adriansyah Digeledah Tim 9 Kejagung, Sejumlah Dokumen Penting Diamankan
Aldi menegaskan keputusan menjual rumah tersebut bukan dilakukan secara terburu-buru. Ia mengaku telah mempertimbangkan rencana pindah rumah tersebut dan menjalani salat istikharah sebelum mengambil keputusan.
"Akhirnya Allah kasih jawaban, saya mau pindah ke Rawamangun dekat rumah ayah, cuma 10 menit dari rumah ibu sama ayah," ungkapnya.
Sebelumnya, Aldi memasang harga Rp 6,5 miliar untuk rumahnya di Jagakarsa. Karena belum kunjung terjual, harga properti tersebut kemudian dinaikkan menjadi Rp 7 miliar.
Menariknya, Aldi juga menawarkan bonus berupa mobil kepada calon pembeli yang bersedia membeli rumah tersebut tanpa melakukan penawaran harga. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat proses penjualan sehingga rencana pindah ke Rawamangun dapat segera terealisasi.
Baca Juga: Kematian Sutrimo Dilaporkan Keluarga, Polisi Bersiap Bongkar Makam untuk Ekshumasi
Editor : Moch Vikry Romadhoni