Pemerintah Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Perkuat Fondasi Kesejahteraan Warga

Inneke Agustin • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 08:03 WIB
LEBIH BAIK: Sejumlah pekerja menggarap pavingisasi jalan di Dusun Waturiti, Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)
LEBIH BAIK: Sejumlah pekerja menggarap pavingisasi jalan di Dusun Waturiti, Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Pembangunan desa diarahkan terhadap program-program yang mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satu prioritas utama Pemerintah Desa Lumbang adalah pembangunan infrastruktur jalan desa. Pemerintah Desa meyakini, akses jalan yang baik menjadi penunjang utama aktivitas warga, mulai dari pendidikan, pertanian, hingga mobilitas sehari-hari.

Menggunakan anggaran desa, Pemerintah Desa Lumbang telah menyelesaikan pavingisasi jalan di Dusun Waturiti, sepanjang 86 meter dengan lebar dua meter. Sebelum diperbaiki, jalan tersebut masih berupa tanah, sehingga kerap becek dan licin saat musim hujan.

Kepala Desa Lumbang Tiyarsi mengatakan, pembangunan jalan dilakukan karena jalur tersebut merupakan akses penting. Setiap hari dilalui masyarakat, terutama anak-anak menuju lembaga pendidikan.

“Sebelumnya, jalan ini masih berupa tanah. Ketika hujan jalan licin, sehingga membahayakan. Apalagi banyak anak sekolah yang melintas setiap hari. Karena itu, kami memprioritaskan pavingisasi agar masyarakat lebih aman dan nyaman," ujarnya.

Tak hanya dimanfaatkan menuju lembaga pendidikan, jalan ini juga menjadi akses menuju permukiman warga sekaligus jalur alternatif yang menghubungkan Desa Lumbang dengan Desa Wonogoro dan Desa Lambangkuning.

Pemerintah Desa Lumbang juga berencana melanjutkan peningkatan kualitas infrastruktur. Dana Afirmasi yang dijadwalkan cair sekitar September mendatang, akan dialokasikan untuk pengaspalan jalan di Dusun Waturiti, sehingga konektivitas antardusun semakin baik.

“Dengan jalan yang semakin nyaman, kami berharap aktivitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, dan roda perekonomian desa ikut tumbuh," harap Tiyarsi.

Komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Tahun ini, pemerintah desa membantu merenovasi rumah Amin, 50, warga Dusun Ketangi, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan hampir roboh.

Melalui program ini, bagian dinding dan atap rumah diperbaiki, sehingga kini lebih aman, nyaman, dan layak dihuni.

"Kami ingin masyarakat dapat tinggal di rumah yang layak. Karena itu, RTLH menjadi salah satu program yang terus kami dorong agar kualitas hidup warga semakin baik," jelasnya. (gus/rud/*)

 

SENANG: Kepala Desa Lumbang Tiyarsi menyerahkan BLT DD kepada salah satu penerima manfaat di Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)
SENANG: Kepala Desa Lumbang Tiyarsi menyerahkan BLT DD kepada salah satu penerima manfaat di Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)

 

Perkuat Ketahanan Pangan, Kesehatan, dan Budaya

PEMBANGUNAN di Desa Lumbang, tidak hanya berfokus pada infrastruktur. Pemerintah desa juga terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Pada sektor ketahanan pangan, Pemerintah Desa Lumbang mengembangkan budi daya ikan nila dan peternakan kambing. Unit usaha ini dipusatkan di Dusun Lumbang Tenggir. Kini terdapat belasan ribu ekor ikan nila yang dibudidayakan serta 31 ekor kambing yang dipelihara sebagai aset produktif desa.

Program ini diharapkan mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. “Meski saat ini belum memasuki masa panen, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga," kata Tiyarsi.

Di bidang kesehatan, pemerintah desa rutin menggelar Posyandu di lima titik yang tersebar di seluruh dusun. Khusus Dusun Ketangi, terdapat dua Posyandu, yakni Ketangi Lor dan Ketangi Kidul, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Layanannya, meliputi Posyandu Balita, Posyandu Lansia, hingga Posyandu Remaja. Setiap hari juga dilakukan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka. “Program ini sangat bermanfaat agar ibu hamil dan balita memperoleh asupan gizi yang cukup sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan baik," jelasnya.

Pemerintah desa juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun diprioritaskan bagi warga kurang mampu. Selain itu, sekitar 800 warga turut menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

SENANG: Kepala Desa Lumbang Tiyarsi menyerahkan BLT DD kepada salah satu penerima manfaat di Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)
SENANG: Kepala Desa Lumbang Tiyarsi menyerahkan BLT DD kepada salah satu penerima manfaat di Desa/Kecamatan Lumbang. (PEMERINTAH DESA LUMBANG FOR JAWA POS RADAR BROMO)

Tak kalah penting, pemerintah desa juga terus menjaga nilai-nilai kebersamaan melalui pelestarian tradisi leluhur. Salah satunya dengan menggelar Selamatan Desa (Kadesa) yang dilaksanakan setiap bulan Muharam. Diisi dengan doa bersama atau istighotsah, pembacaan salawat, hingga ramah tamah dan makan bersama yang diikuti masyarakat dari berbagai dusun.

“Kami berharap tradisi ini tetap lestari sebagai warisan budaya sekaligus mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas antarwarga," harap Tiyarsi. (gus/rud/*)

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
pemerintah desa infrastruktur pembangunan lumbang